Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat Pencarian, Tim SAR Bagi Dua Tim Cari Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

📅 Selasa, 30 Des 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Pencarian, Tim SAR Bagi Dua Tim Cari Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Doc: Antara
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian para korban WNA asal Spanyol yang menjadi korban kapal tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/12).

Labuan Bajo - Tim SAR gabungan membentuk tim pencarian darat dan laut guna pencarian korban kapal tenggelam yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Operasi SAR gabungan ini masih terus dilanjutkan," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto di Labuan Bajo, Senin (29/12).

Stephanus Risdiyanto menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan bersama Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko di Posko Operasi SAR di Labuan Bajo.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan pada Senin pagi telah menemukan jenazah yang diduga korban kecelakaan kapal di perairan Pulau Padar Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (26/12) lalu.

Tim pencarian laut melakukan penyisiran dan penyelaman di lokasi kejadian hingga daerah di sekitarnya. Sementara itu tim pencarian darat melakukan pencarian dan penyisiran di wilayah pesisir laut Pulau Padar.

"Perkiraan arus setiap enam jam sekali berubah, jadi kami menyesuaikan dan untuk sementara yang korban ditemukan di bagian utara, karena arus ke sana," katanya.

Ia juga menjelaskan berdasarkan analisis material kapal wisata bernama KM Putri Sakinah yang tenggelam terbuat dari bahan kayu Ulin yang dikenal sangat awet, serta kekuatan fisik dan kekerasannya yang tinggi, sehingga diprakirakan bangkai kapal berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Kemarin dalam rangka giat SAR kami juga menanyakan ke pihak kapal apa material kapal, dan sesuai dengan pengalaman sebelumnya bahwa ada kapal juga yang pernah tenggelam dan ditemukan jauh dari titik lokasi karena bukan dari material kayu Ulin, sedangkan kapal ini dari kayu Ulin," ungkapnya.

Terkait penyebab kecelakaan kapal, ia menjelaskan berdasarkan keterangan dari awak kapal KM Putri Sakinah diakibatkan adanya gelombang alun atau swell yang tinggi dengan periode singkat.

"Itu kami asumsikan anomali cuaca, karena merupakan kiriman siklon 96S," ujarnya.

Hingga saat ini, KSOP Kelas III Labuan Bajo menutup sementara pelayaran kapal wisata maupun kapal lainnya ke Pulau Padar dan Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo (TNK) karena potensi cuaca ekstrem.

Penutupan sementara pelayaran itu juga dilakukan berdasarkan peristiwa kecelakaan kapal wisata pada Jumat (26/12) malam, pengamatan dari pos pantau di Pulau Padar serta memudahkan Tim SAR gabungan melakukan pencarian para korban.

Diketahui, kapal semi pinisi KM Putri Sakinah saat kejadian mengangkut sebanyak 11 orang penumpang, yang terdiri dari 6 wisatawan asing asal Spanyol, satu pemandu wisata dan empat anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda kapal.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak tujuh korban diantaranya empat orang ABK termasuk nakhoda kapal dan seorang pemandu wisata. Sementara itu, pada pencarian hari keempat Tim SAR gabungan kembali menemukan seorang korban lainnya yang terbawa arus hingga perairan Pulau Serai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.