Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disentil Atasan, Bea Cukai Langsung Bercermin

📅 Selasa, 30 Des 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disentil Atasan, Bea Cukai Langsung Bercermin Doc: ANTARA/ HO-Humas Bea Cukai Aceh
Ket. Petugas Bea Cukai Aceh mengamankan rokok ilegal di Banda Aceh.

JAKARTA – Teguran dari atasan rupanya ampuh menjadi alarm pagi. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan kini tampak rajin bercermin—bukan untuk merapikan seragam, melainkan membenahi kultur organisasi dan memperketat pengawasan layanan kepabeanan serta cukai.

Setelah mendapat “sapaan khusus” dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Presiden Prabowo Subianto, DJBC bergerak cepat. Dari yang semula sibuk mengurus berkas, kini ikut sibuk mengurus diri sendiri.

Mulai dari etika layanan, integritas pegawai, hingga mekanisme pengawasan, semua masuk daftar pembenahan—seolah pesan atasan itu ditulis dengan tinta merah dan digarisbawahi tiga kali.

Di internal, kata “evaluasi” mendadak naik pangkat jadi kosakata favorit. Rapat demi rapat digelar, bukan lagi untuk sekadar mencatat masalah, tetapi mencari cara agar masalah tak kembali datang membawa kamera dan viral di media sosial.

DJBC tentu paham, urusan bea dan cukai bukan hanya soal pungutan negara, tetapi juga wajah pelayanan publik. Maka, pembenahan ini diharapkan bukan sekadar respons musiman akibat teguran pimpinan, melainkan awal perubahan yang bertahan lebih lama daripada ingatan publik di linimasa.

“Menindaklanjuti arahan Presiden dan Menteri Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melakukan pembenahan secara menyeluruh,” kata Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBCKemenkeu Nirwala Dwi Heryanto di Kantor DJBC Jakarta, Selasa (30/12).

Nirwala menjelaskan upaya perbaikan tersebut mencakup penguatan kultur organisasi, peningkatan kinerja, pelayanan, serta penguatan fungsi pengawasan, khususnya di pelabuhan dan bandara.

Pada sisi pelayanan, kata Nirwala, Bea Cukai terus mendorong peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, serta menjadikan setiap masukan publik sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan yang berkelanjutan.

Bea Cukai meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai bentuk pembenahan dari aspek pengawasan, termasuk penguatan sistem pengawasan di kawasan pelabuhan.

“Salah satu fokusnya adalah pencegahan praktik 'under invoicing' melalui pengembangan sistem yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI),” jelas Nirwala.

Menurut dia, penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai selama ini diarahkan secara terukur dan konsisten untuk mengamankan penerimaan negara dan menciptakan iklim usaha yang sehat.

Dia pun menyatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan sarana dan prasarana pendukung pengawasan juga terus dilakukan dalam setahun terakhir.

“Ke depan, pada tahun 2026, Bea Cukai melanjutkan agenda perbaikan ini secara konsisten melalui penguatan sistem berbasis teknologi, peningkatan kompetensi pegawai, serta optimalisasi pengawasan dan pelayanan, sebagai bagian dari komitmen reformasi berkelanjutan di lingkungan Bea Cukai,” tuturnya.

Menkeu Purbaya juga menyampaikan bahwa DJBC telah menunjukkan perbaikan usai diingatkan untuk membenahi masalah di dalam tubuh instansi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.