Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Apa Delapan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Maninjau, Petani Rugi Ratusan Juta

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 17:02 WIB | Oleh:
Ada Apa Delapan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Maninjau, Petani Rugi Ratusan Juta Doc: ANTARA/HO-warga
Ket. Kondisi ikan mati di keramba jaring apung Danau Maninjau, Kabupaten Agam.

LUBUK BASUNG - Sekitar delapan ton ikan nila di keramba jaring apung Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mati massal setelah wilayah itu dilanda angin kencang dan curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. 

Kematian ikan yang diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp200 juta itu masih dalam pendataan petugas yang kesulitan ke lokasi akibat longsor.

"Delapan ton ikan jenis nila berbagai ukuran itu dari 12 petak keramba jaring apung di Danau Maninjau," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira di Lubuk Basung, Kamis.

Ia mengatakan, kerugian petani Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya dampak kematian itu sekitar Rp200 juta, karena harga ikan Rp25 ribu per kilogram.

Ini merupakan data sementara, karena petugas sedang melakukan pendataan jumlah kematian ikan di danau vulkanik tersebut.

"Kita masih melakukan pendataan berapa total kematian, pemilik dan lokasinya. Petugas cukup kesulitan ke lokasi, karena jalan menuju lokasi tidak bisa dilewati akibat tanah longsor di beberapa titik," katanya.

Ia mengakui kematian ikan tersebut dilaporkan pada Rabu (26/11), setelah curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang melanda daerah itu semenjak beberapa hari.

Dengan kondisi itu, terjadi pembalikan air dasar ke permukaan danau, sehingga oksigen berkurang.

"Sebelum kematian, ikan mengalami pusing dan mencari oksigen ke permukaan. Setelah itu mati dan mengapung di dalam keramba jaring apung," katanya.

Ia mengimbau agar petani untuk mewaspadai cuaca dan segera memanen ikan sudah siap panen, pindahkan ikan yang belum siap panen ke kolam air tenang

Setelah itu, jangan tebar benih ikan sampai kondisi aman dan jangan membuang bangkai ikan ke dalam danau.

"Ini harus dilakukan agar tidak mengalami kerugian cukup besar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.