Piala Dunia 2026 Terancam Gelombang Panas, FIFA Siapkan Langkah Antisipasi
📅 Sabtu, 27 Des 2025, 10:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraYang menjadi sorotan antara lain pertandingan fase grup pada pertengahan sore di New York, Boston, dan Philadelphia, serta laga final yang dijadwalkan kick-off pukul 15.00 waktu setempat di New York.
Selain pemain, sejumlah pejabat menilai risiko bagi penonton, baik di dalam stadion maupun di fan zone, belum mendapat perhatian yang memadai.
“Ada risiko nyata, dan yang lebih penting, risiko ini sering diremehkan,” kata Chris Fuhrmann, Wakil Direktur Pusat Regional Tenggara Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA).
“Saat bersorak, tubuh menghasilkan panas metabolik yang besar dan detak jantung meningkat. Penonton, dibanding atlet profesional, umumnya tidak berada dalam kondisi fisik sebaik itu,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Banyak dari mereka memiliki penyakit penyerta yang meningkatkan kemungkinan dampak kesehatan serius atau mengalami stres panas.”
Suhu di stadion juga diperparah oleh efek urban heat island, yakni akumulasi panas dari beton, aspal, dan logam.
Menurut Fuhrmann, sirkulasi udara yang memadai, area teduh, serta akses hidrasi yang cukup menjadi kunci. Namun, upaya hidrasi sering kali terganggu oleh konsumsi alkohol.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga kini, FIFA belum menjelaskan apakah penonton diizinkan membawa botol minum isi ulang ke dalam stadion atau apakah air minum akan dijual di dalam venue. FIFA juga belum menanggapi permintaan komentar terkait hal tersebut.
Bagi Benjamin Schott, meteorolog dari National Weather Service yang pernah memberi masukan kepada FIFA dan gugus tugas Piala Dunia, pencegahan menjadi prioritas utama, terutama bagi pengunjung asing yang belum terbiasa dengan iklim lokal.
Pelajaran lain dari Piala Dunia Antarklub, kata Schott, adalah pentingnya komunikasi multibahasa agar peringatan keselamatan terkait panas dapat dipahami dengan jelas.
“Pelajaran utamanya adalah bagaimana mengedukasi para penggemar yang datang ke Amerika Serikat agar mereka memiliki gambaran yang lebih baik tentang kondisi cuaca selama dua bulan tersebut,” ujarnya.
Dengan perubahan iklim yang kian nyata, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi ujian besar: bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga bagaimana olahraga global ini beradaptasi dengan dunia yang semakin panas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!