Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Libur Panjang Nataru, Kemenpar Tinjau Destinasi Wisata Sari Ater Subang

📅 Kamis, 25 Des 2025, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Libur Panjang Nataru, Kemenpar Tinjau Destinasi Wisata Sari Ater Subang Doc: ANTARA
Ket. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto (tengah) saat melakukan peninjauan ke destinasi wisata Sari Ater Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu.

SUBANG – Deputi bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, melakukan peninjauan ke sejumlah titik destinasi wisata di kawasan Sari Ater Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (25/12). 

"Di momen-momen tertentu, khususnya saat kunjungan wisatawan sedang tinggi, momen Nataru ini cukup penting," kata Hariyanto, saat kunjungan ke Sari Ater Subang, Jawa Barat, Rabu.

Seiring dengan momentum musim libur panjang Natal dan Tahun Baru, katanya, Kementerian Pariwisata memiliki program kunjungan situasi ke sejumlah destinasi wisata. Tujuannya ialah untuk memastikan bagaimana pergerakan wisatawan di destinasi wisata berjalan dengan baik. 

Ia menyampaikan, pada musim libur panjang seperti saat ini seluruh jajaran di Kementerian Pariwisata telah berbagi tugas untuk melakukan kunjungan situasi ke sejumlah destinasi wisata yang ada di Tanah Air. 

Dalam menjalankan program tersebut, tahun ini Kementerian Pariwisata mengunjungi 60 destinasi wisata. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pariwisata untuk memantau penyelenggaraan wisata agar aman, nyaman, dan membawa kesan yang baik bagi pengunjung pada periode libur panjang Natal dan Tahun. 

Atas hal tersebut, selama periode libur panjang mulai 21 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Kementerian Pariwisata akan terus melakukan pemantauan, guna memastikan situasi destinasi wisata yang akan, nyaman dan menyenangkan.

Hariyanto menyampaikan, pergerakan wisatawan pada tahun ini secara nasional berasal dari wilayah Jawa Barat, sekitar 16,9 persen atau hampir 20,26 juta wisatawan, dengan daerah tujuan Jawa Tengah. 

"Karena memang Jawa Barat jumlah penduduknya banyak. Selain dari Jawa Barat, banyak pula pergerakan wisatawan dari Jawa Timur dan Jawa Tengah," katanya. 

Untuk provinsi yang menjadi sasaran dari pergerakan wisatawan tersebut ialah Jawa Tengah, Jawa Timur serta Jawa Barat. 

"Jadi meski banyak pergerakan wisatawan dari Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat ini masuk daerah yang banyak dikunjungi secara nasional," katanya.

General Manager Sari Ater Hotel & Resort Ari Hermowo menyampaikan terima kasih atas kunjungan perwakilan Kementerian Pariwisata ke destinasi wisata yang dikelola.

Kunjungan itu akan menjadi semangat bagi pengelola wisata untuk menyajikan destinasi wisata yang aman dan nyaman. 

Ia menyampaikan memasuki musim libur panjang Natal dan Tahun Baru ini memang telah terjadi lonjakan pengunjung jika dibandingkan dengan akhir pekan biasa. 

Untuk lebih menarik wisatawan, pihaknya akan menyajikan beragam acara hiburan di malam pergantian tahun. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.