Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Cirebon Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal

📅 Rabu, 24 Des 2025, 22:28 WIB | Oleh:
Pemkab Cirebon Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Bupati Cirebon Imron (tengah) saat meninjau lokasi terdampak banjir di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/12).

Cirebon -- Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memastikan penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di daerah itu sejak Selasa (23/12) sore berjalan optimal dan kondisi saat ini telah terkendali.

Bupati Cirebon Imron, di Cirebon, Rabu, mengatakan langkah cepat sudah dilakukan setelah pemerintah daerah menerima laporan banjir yang sempat merendam permukiman dan fasilitas umum di beberapa kecamatan.

Pemerintah daerah, kata dia, segera berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk melakukan penanganan di lapangan, termasuk melakukan asesmen serta mengevakuasi warga terdampak banjir.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung turun bersama DPRD dan BPBD untuk memastikan penanganan berjalan baik,” katanya.

Ia menjelaskan peristiwa yang terjadi merupakan banjir kiriman dari wilayah hulu, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dengan durasi cukup lama.

Menurut dia, kondisi tersebut terlihat dari genangan air yang cepat surut setelah hujan di wilayah hulu mereda.

“Airnya hanya melintas, tidak menetap lama di wilayah terdampak banjir. Kemarin di beberapa wilayah, perumahan sempat terendam karena adanya kiriman air,” ujarnya.

Imron menyebutkan banjir tersebut sempat berdampak ke sejumlah kawasan permukiman, sehingga menyebabkan rumah warga kemasukan air.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya akan memperkuat penataan kawasan serta sistem pengendalian banjir secara menyeluruh.

Ia menegaskan penanganan ke depan akan mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan memperkuat koordinasi dengan daerah hulu.

Sementara itu, anggota DPR RI Rokhmin Dahuri mengatakan pihaknya bersama pemerintah daerah bergerak cepat untuk mengurai persoalan banjir di lapangan.

Pihaknya menilai banjir yang berulang di Kabupaten Cirebon, harus menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan persoalan lingkungan yang bersifat struktural.

“Tapi yang lebih penting adalah ini mudah-mudahan dijadikan pembelajaran kenapa banjir itu berulang, tidak hanya di Cirebon tapi juga hampir di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan daerah aliran sungai, pembersihan saluran, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.