Isu Bali Sepi Wisatawan di Periode Natal-Tahun Baru Merebak, Gubernur Koster Angkat Bicara
📅 Senin, 22 Des 2025, 13:20 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster angkat bicara terkait merebaknya isu bahwa Bali sepi kunjungan wisatawan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Bohong, saya punya data, setiap hari totalnya meningkat,” ucap Koster di Denpasar, Senin (22/12).
Gubernur Koster menyebut kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara belakangan menembus 20 ribu kunjungan per hari, sementara sebelum periode Nataru kunjungan di angka 17 ribu.
Jika diakumulasikan, kunjungan wisman Januari hingga pertengahan Desember 2025 sudah mencapai 6,7 juta atau naik dari 2024 yang sebanyak 6,3 juta, menandakan pariwisata Bali baik-baik saja.
“Tempo hari kunjungan naik kira-kira 8 persen, sekarang hitung saja per data, hingga hari ini tahun 2024 6,3 juta sekarang 6,7 juta, naik 400 ribu,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Disinggung soal lenggangnya lalu lintas dan sepinya panggilan kerja para sopir pariwisata, Pemprov Bali menuding cuaca musim hujan mempengaruhi aktifitas wisatawan di luar ruangan.
“Kan sekarang musim hujan, banjir, mungkin orang datang ke Bali tidak untuk jalan-jalan banyak yang istirahat, jadi ini datanya riil baik dari Angkasa Pura maupun dinas pariwisata,” ujar Gubernur Koster.
Isu sepinya wisatawan mancanegara di periode Nataru juga diprediksi karena rendahnya okupansi dampak dari banyaknya wisatawan menggunakan fasilitas OTA AirBnB yang tidak membayar pajak dan sulit ditelusuri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akibatnya, peningkatan jumlah wisatawan tidak sebanding dengan peningkatan hunian hotel restoran.
“Saya cek hotel terendah 60 persen, The Meru Sanur 80 persen, yang berbintang di Nusa Dua itu 80 persen, sebenarnya bisa lebih tinggi dari itu, tapi sekarang karena ada AirBnB banyak rumah kos segala macam difungsikan sebagai penginapan, saya sudah mendapat surat dari Menteri Investasi untuk membuat pergub terkait AirBnB,” kata Koster.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!