Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung UMKM Lokal, Gubernur NTT Ajak ASN Berbelanja di NTT Mart

📅 Senin, 22 Des 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung UMKM Lokal, Gubernur NTT Ajak ASN Berbelanja di NTT Mart Doc: Antara
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena saat mengunjungi salah satu gerai NTT Mart by Dekranasda Manggarai Barat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Labuan Bajo - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong para aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu untuk membeli berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijual di gerai NTT Mart.

"Pembeli paling utama dari produk UMKM ini adalah ASN, ASN harus menjadi pendorong ekonomi lokal," katanya di Labuan Bajo, Minggu (21/12).

Ia menyampaikan hal tersebut dalam peluncuran NTT Mart by Dekranasda Manggarai Barat di Labuan Bajo. NTT Mart merupakan salah satu program inovasi Pemprov NTT untuk memudahkan pelaku UMKM lokal untuk memasarkan berbagai produknya.

Gubernur yang akrab disapa Melki Laka Lena itu menjelaskan akan membuat produk hukum sebagai landasan untuk mewajibkan para ASN di lingkup Pemprov NTT untuk membeli produk UMKM.

"Nanti kami koordinasi dengan teman-teman pada otoritas hukum kepada menteri hukum, teman-teman DPRD apakah cukup pakai peraturan gubernur, peraturan bupati atau peraturan daerah," ujar Melki Laka Lena.

Melki Laka Lena menyebut para ASN diwajibkan untuk membeli produk UMKM dengan jumlah transaksi minimal Rp100 ribu.

Ia menargetkan total transaksi NTT Mart dalam satu bulan bisa mencapai Rp150 miliar hingga Rp200 miliar. Target total transaksi itu mengacu pada ribuan ASN lingkup Pemprov NTT yang tersebar di seluruh NTT.

"Kalau saya total se-NTT ini jumlah ASN sekitar 150 ribu orang, berarti ada Rp150 miliar menuju Rp200 milyar bisa berputar hanya untuk di NTT Mart se-NTT," katanya.

Namun demikian, ia menekankan kebijakan tersebut akan dilaksanakan secara menyeluruh jika gerai NTT Mart telah beroperasi dengan ketersediaan produk UMKM yang cukup.

"Tapi kami pastikan bahwa sebelum peraturan itu berlaku kami sudah memulai, di Pemprov NTT itu sekarang ada kewajiban untuk membeli produk produk di NTT Mart dan itu sudah diketahui pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)," katanya.

Lebih lanjut, NTT Mart di Kota Labuan Bajo menjadi gerai ke-10 yang Pemprov NTT. Terdapat sebanyak 22 kabupaten/kota yang menjadi target lokasi gerai NTT Mart.

Gubernur Melki Laka Lena mendorong agar 22 gerai NTT Mart segera terbentuk di akhir tahun 2025.

"Program ini harus jalan cepat, kita bagi tim, kita selesaikan wilayah-wilayah yang tersisa dalam waktu dekat, sebelum 31 Desember, sehingga tahun ini bisa kita tutup dengan NTT Mart berdiri di seluruh NTT," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.