Natal Jadi Simbol Persatuan di Pegunungan Tengah Papua
📅 Minggu, 21 Des 2025, 15:25 WIB | Oleh: SujarPerayaan Natal telah dimulai sejak awal Desember 2025, dimana instansi pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten, melaksanakannya penuh suka cita dengan melibatkan forum koordinasi pimpinan daerah atau forkopimda dan berbagai komponen masyarakat.
Biasanya, suasana perayaan Natal akan terus berlangsung hingga awal 2026 yang diselenggarakan oleh komunitas atau kerukunan suku, pemuda, dan masyarakat yang berada di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
Aparat keamanan, seperti TNI, baik organik maupun nonorganik pun melaksanakan perayaan Hari Raya Natal bersama masyarakat yang berada di daerah penugasannya. Hampir sebagian besar penugasan TNI nonorganik berada di wilayah perbatasan negara maupun pedalaman Papua.
Kebersamaan yang dibangun oleh TNI maupun Polri bersama masyarakat OAP setempat merupakan bentuk nyata perhatian negara terhadap masyarakat yang berada di daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini menjadi bagian kemanunggalan TNI bersama masyarakat Papua dalam memperingati Hari Raya Natal," ujar Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Amar Supratman.
Pendekatan kemanusiaan dilakukan oleh TNI maupun Polri untuk membangun relasi dan komunikasi positif bersama masyarakat Papua di wilayah penugasan, sehingga dapat bersama-sama menciptakan kedamaian dan ketenteraman.
Dalam perayaan Hari Raya Natal, TNI menyalurkan berbagai bahan pokok, berupa beras, mi instan, ikan kaleng, kopi, susu dan daun teh kepada masyarakat, sehingga dapat menumbuhkan rasa kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan, dalam menyambut hari raya umat Kristiani, pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten, bekerja sama dengan aparat keamanan mengintensifkan pelayanan Cek Kesehatan Gratis atau CKG bagi masyarakat di wilayah 3T, yang merupakan program dari pemerintah pusat.
Lewat program CKG, Letkol Inf Amar Supratman berharap masyarakat Papua memiliki kesehatan yang baik dalam menyambut perayaan Natal.
CKG merupakan program prioritas nasional, dan bukan hanya menjadi tugas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui dinas kesehatan provinsi maupun kabupaten, tetapi juga lembaga dan kementerian lain.
Natal menjadi simbol dan fondasi merajut tali persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan bagi seluruh lembaga pemerintah dan swasta, elemen masyarakat, baik itu tokoh agama, adat, pemuda, maupun perempuan di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
Perdamaian merupakan kunci utama dalam peringatan Hari Raya Natal di seluruh Tanah Papua, terlebih khusus di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah. Percepatan pembangunan bisa berjalan di tengah kedamaian.
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap seluruh masyarakat di daerah itu untuk terus memelihara dan menjaga kedamaian, terutama di momen perayaan Natal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!