Lima Tahap Perencanaan Keuangan yang Perlu Masuk Resolusi Tahun Baru 2026 Menurut Sequis
📅 Minggu, 21 Des 2025, 22:35 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Sequis
JAKARTA - Tahun baru segera tiba. Ini merupakan momen yang baik untuk memulai kebiasaan baik, termasuk membuat dan meninjau kembali perencanaan keuangan. Faculty Head Sequis Quality Empowerment Sequis Life Yan Ardhianto Handoyo mengatakan bahwa perencanaan keuangan perlu dimasukkan dalam resolusi Tahun Baru.
“Membuat perencanaan keuangan akan membantu Anda menyiapkan dana untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan menentukan tujuan masa depan serta strategi pendanaannya,” sebut Yan melalui keterangannya pada hari Jumat (19/12).
Menurut Yan, perencanaan keuangan harus dibuat terstruktur dan dimulai dengan langkah sederhana agar dapat dijalankan secara konsisten. Berikut tahapan yang disarankan Yan bagi yang ingin menuju finansial sehat pada tahun 2026.
Tahap Pertama, Evaluasi Kondisi keuangan
Catat dan hitung semua pemasukan dan pengeluaran, termasuk pengeluaran kecil namun rutin. Misalnya, setiap hari membeli kopi kekinian, meski nilainya kecil, tetapi jika dilakukan setiap hari dapat menjadi pengeluaran signifikan yang perlu dicatat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi keuangan juga dipengaruhi oleh aset dan liabilitas. Lakukan identifikasi secara menyeluruh untuk mengetahui posisi keuangan saat ini. Dari sini, dapat memutuskan mana yang harus diperbaiki atau diperkuat.
“Termasuk mengevaluasi instrumen investasi yang dimiliki apakah masih relevan dengan tujuan finansial tahun mendatang dan jangka Panjang,” tuturnya.
Tahap Kedua, tetapkan tujuan keuangan yang jelas dan terukur
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah mengetahui posisi keuangan, selanjutnya adalah menetapkan tujuan keuangan secara spesifik. Misalnya, mengumpulkan uang Rp100 juta untuk menikah, menyiapkan dana pendidikan Rp 10 juta untuk anak masuk sekolah dasar.
Jika tujuan keuangan dibuat spesifik akan membantu mengukur kemampuan finansial dan mempermudah pengalokasikan dana ke instrumen keuangan yang tepat. Jika memiliki lebih dari satu tujuan keuangan maka buat perencanaan secara detail agar dapat menentukan prioritas.
Tahap ketiga, menyusun anggaran keuangan.
Langkah penting yang memerlukan konsistensi adalah menyusun anggaran. Lakukan secara konsisten agar dapat mengendalikan pengeluaran dan tetap fokus pada pencapaian tujuan finansial.
Metode 50/30/20 adalah panduan sederhana yang dapat digunakan untuk menyusun anggaran, yaitu kebutuhan pokok /keinginan/tabungan - investasi - dana darurat. Hindari utang konsumtif. Utang sebaiknya hanya untuk kebutuhan produktif, seperti KPR atau KPM, dengan total cicilan tidak melebihi 30% dari penghasilan.
Tahap keempat, kembangkan aset dan pilih instrumen keuangan yang tepat
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!