Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belum Surut, Sumut Hari Minggu Ini Terancam Diguyur Hujan Lebat

📅 Minggu, 21 Des 2025, 05:34 WIB | Oleh:
Belum Surut, Sumut Hari Minggu Ini Terancam Diguyur Hujan Lebat Doc: ant
Ket. hujan

MEDAN – Cuca memang sedang tidak menentu. Setiap daerah perlu memantau terus informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Misalnya, BMKG memprakirakan sebagian wilayah Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebar Minggu (21/12).

"Waspada hujan ringan dengan durasi lama di pegunungan, lereng timur, lereng barat, dan pantai barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Budi Prasetyo di Medan, Sabtu.

Ia menyebutkan secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Minggu (21/12) pagi rata-rata berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Serdang Bedagai dan Labuhanbatu.

Sementara pada siang hingga sore hari hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Sumatera Utara. Hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Padanglawan Utara, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Deli Serdang, Humbang Hasundutan dan sekitarnya.

Serta pada malam hari juga berpotensi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sumatera dan pada dini hari berpotensi hujan ringan di Serdang bedagai, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Asahan dan sekitarnya.

Suhu udara rata-rata 14-31 derajat celcius dengan kelembaban udara 77-97 persen dan angin bertiup dari Timur Laut hingga Selatan dengan kecepatan 4 hingga 10 km per jam.

Sementara Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Christen Ordain Novena Marpaung menyebutkan sejumlah perairan Sumatera Utara berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter pada 20 hingga 22 Desember 2025.

Kondisi gelombang tinggi tersebut dapat terjadi di Perairan Barat Kepulauan Batu, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, dan Perairan Barat Kepulauan Nias.

Mitigasi

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut mitigasi bencana menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko dan dampak bencana alam sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

"Selain kesiapan fisik masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap hoaks dan misinformasi kebencanaan yang kerap muncul saat situasi darurat," kata Kepala BNPB Suharyanto dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Sabtu.

Menurut Suharyanto, mitigasi bencana merupakan serangkaian upaya terencana yang dilakukan sebelum bencana terjadi untuk menekan potensi korban jiwa dan kerugian.

"Mitigasi mencakup pemahaman risiko bencana di wilayah masing-masing, pengenalan jenis ancaman, serta kesiapan menghadapi kondisi darurat," ujarnya.

Dia menjelaskan urgensi mitigasi tercermin dari tingginya frekuensi bencana di Indonesia dan BNPB mencatat sepanjang 2025 terjadi 3.116 kejadian bencana di berbagai daerah yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrem dan tanah longsor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.