Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Indar Parawansa Dorong Produk Pesantren Bersaing di Pasar Luas

📅 Sabtu, 20 Des 2025, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Khofifah Indar Parawansa Dorong Produk Pesantren Bersaing di Pasar Luas Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan program One Pesantren One Product (OPOP) harus naik kelas melalui inovasi, teknologi, dan sinergi lintas sektor agar produk pesantren mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Alhamdulillah, OPOP ini sudah direplikasi di beberapa provinsi. Pastinya kita harus improve dengan beberapa sinergi yang sudah kita bangun. Dan sekarang ini mendapat penguatan dari sangat banyak sektor melalui ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya,” ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu.

Khofifah menyampaikan penguatan program Eko-Tren OPOP penting dilakukan agar pelaku usaha pesantren memiliki daya saing setara dengan produk komersial, terutama dari sisi kualitas, kemasan, dan manajemen usaha.

Menurutnya, keberadaan OPOP Training Center (OTC) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada pelaku OPOP, mulai dari desain produk, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), sertifikasi halal, hingga peningkatan tata kelola usaha.

“OPOP Training Center ini akan membersamai mulai dari desain produk, penggunaan AI, sertifikasi halal, dan seterusnya. Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih atas sinergi semua elemen strategis untuk pengembangan One Pesantren One Product ini,” katanya.

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas kemasan dan tampilan produk menjadi faktor penting untuk memperluas pasar usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis pesantren.

“Maka sangat banyak pelaku-pelaku usaha dari ultra mikro, kecil, dan menengah yang pasti bermimpi untuk bisa mendapatkan produk dengan kualitas packaging yang indah. Dan tentu look nice itu menjadi penting supaya market-nya bisa menjangkau lebih luas dan lebih luas,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, pemanfaatan teknologi dan AI diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, mendorong inovasi produk, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi usaha pesantren di Jawa Timur.

“Pertemuan kali ini tidak sekedar meresmikan OPOP Training Center, tetapi bahwa ada nilai tambah yang luar biasa jika kita bisa maksimalkan sinergitas ini. Jadi pelaku usaha di OPOP atau pengurus OPOP saya rasa akan memiliki kesempatan yang luar biasa untuk bisa memaksimalkan seluruh produk dan menjangkau pasar dan lebih luas lagi,” tuturnya.

OTC ITS berada satu kawasan dengan Inkubator dan Layanan Bisnis Inovasi (ILBI) ITS, yang selama ini mendampingi pengembangan startup berbasis inovasi, sehingga diharapkan mampu memperkuat ekosistem pengembangan ekonomi pesantren berbasis teknologi di Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.