Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gencatan Senjata AS-Iran, Sekjen PBB Serukan Semua Pihak Patuhi Hukum Internasional

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 13:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gencatan Senjata AS-Iran, Sekjen PBB Serukan Semua Pihak Patuhi Hukum Internasional Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

WASHINGTON - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menyambut baik pengumuman gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa (7/4).

"(Sekjen Guterres) Menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik sedang yang terjadi di Timur Tengah untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk mematuhi ketentuan gencatan senjata guna membuka jalan menuju perdamaian yang langgeng dan komprehensif di kawasan tersebut," kata Dujarric.

Hal itu disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan persetujuannya untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua pekan.

Guterres juga menekankan bahwa penghentian segera terhadap permusuhan yang terjadi menjadi sangat penting untuk melindungi nyawa warga sipil dan mengurangi penderitaan manusia di tengah krisis.

Dia juga mengapresiasi upaya mediasi yang dipimpin Pakistan dan negara-negara lain, yang bekerja untuk memfasilitasi perjanjian gencatan senjata.

"Utusan Pribadi Sekretaris Jenderal Jean Arnault berada di kawasan ini untuk mendukung upaya menuju perdamaian yang langgeng," ujar Dujarric.

Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu pada hari Selasa (7/4), satu jam sebelum tenggat waktu ancaman Presiden Donald Trump menghancurkan negara tersebut akan berakhir, dan Teheran untuk sementara membuka kembali Selat Hormuz.

Setelah lebih dari sebulan serangan hebat oleh Amerika Serikat dan Israel, Iran menganggap gencatan senjata itu sebagai kemenangan dan mengatakan setuju untuk melakukan pembicaraan dengan Washington untuk mengakhiri konflik yang akan dimulai Jumat di Pakistan

Trump mengatakan dia telah berbicara dengan para pemimpin Pakistan yang "meminta saya untuk menahan kekuatan destruktif yang dikirim malam ini ke Iran."

"Dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN LENGKAP, SEGERA, dan AMAN Selat Hormuz, saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengkonfirmasi jalur aman selama dua minggu bagi kapal-kapal melalui Selat Hormuz, gerbang bagi seperlima minyak dunia yang ditutup Teheran sebagai balasan atas perang yang dilancarkan pada 28 Februari.

"Jika serangan terhadap Iran dihentikan, Angkatan Bersenjata kami yang Perkasa akan menghentikan operasi pertahanan mereka," kata Araghchi.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang memainkan peran mediator kunci, mengatakan bahwa gencatan senjata akan dimulai segera. Ia mengatakan bahwa AS "bersama sekutu-sekutunya" telah menyetujui gencatan senjata di mana-mana termasuk Lebanon, yang menyiratkan bahwa Israel telah setuju untuk menghentikan invasinya ke negara tetangganya di utara.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Produksi ikan kering di Maumere turun

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.