Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada! Sembrono Ini, 20 Persen Bus di Kampung Rambutan Tak Laik Jalan. Pintar-pintar Pilih Bus

📅 Jumat, 19 Des 2025, 11:15 WIB | Oleh:

Revi meyakini, langkah pemeriksaan dan penindakan dini dapat menekan risiko kecelakaan serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan libur Nataru.

Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang berada di lajur keberangkatan diperiksa satu per satu oleh tim uji mekanis UP PKB Pulo Gadung dibantu pihak pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan.

Pengecekan mulai dari surat-surat kendaraan seperti buku pemeriksaan kelayakan (KIR), SIM, STNK dan kartu pengawasan (KPs). Lalu bus juga melewati pemeriksaan mulai dari ban, sistem kelistrikan, lampu, rem, wiper, klakson, alat pemecah kaca dan sebagainya.

Kendaraan yang lulus pemeriksaan langsung dipasangi stiker bertuliskan "Inspeksi Keselamatan LLAJ Ditjen Hubdat-Kemenhub" sebagai simbol bahwa armada tersebut lulus pemeriksaan.

Sementara yang tidak lulus diberikan surat peringatan agar segera memperbaiki kekurangannya

Kepala Unit UP PKB Pulog Gadung, Erwansyah mengatakan, layanan "ramp check" dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik maupun awak bus, saat jelang hingga pasca Nataru. 

Kegiatan "ramp check" ini digelar mulai tanggal 18 Desember hingga 5 Januari 2026. "Selama melakukan 'ramp check', empat petugas uji mekanis berpengalaman dan profesional ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan secara detil," katanya.

Erwansyah menjelaskan, setiap hari rata-rata ada 19-15 armada yang diperiksa secara acak. Dari jumlah tersebut, temuan di lapangan persolannya klasik, yakni buku uji KIR yang telah kadaluarsa atau kartu pengawasan (KPs) yang kadaluarsa atau hilang.

Kemudian temuan sarana prasarana penunjang yang kurang. Misalnya, tidak ada alat pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR) dan pelanggaran lainnya yang dinilai masih ringan.

"'Ramp check' ini lebih kepada razia atau sidak untuk mengingatkan para awak bus dan perusahaan otobus (PO) agar tetap menjaga kondisi kelaikan kendaraan," ujarnya.

Adapun "ramp check" dimulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB atau menyesuaikan dengan kondisi armada yang ada di terminal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.