Investor Pasar Modal Tembus 20 Juta, Bursa RI Masuk Era Baru?
📅 Jumat, 19 Des 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Bayu Pratama S.
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal domestik telah melampaui ambang 20 juta SID, menegaskan semakin kuatnya inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.
Capaian 20.042.365 single investor identification (SID) per Rabu (17/12) ini mencerminkan meluasnya partisipasi masyarakat terhadap instrumen pasar modal, seiring kemudahan akses digital dan meningkatnya minat investasi jangka panjang.
Secara struktural, pertumbuhan basis investor ini menjadi faktor penopang stabilitas pasar, meski tetap perlu diimbangi dengan edukasi agar kualitas partisipasi sejalan dengan peningkatan jumlah investor.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (19/12), mengatakan jumlah investor tersebut meningkat sebesar 34,8 persen atau 5.170.726 SID dari posisi 14.871.639 SID pada penutupan tahun 2024.
Jumlah investor saham turut mengalami lonjakan signifikan mencapai 8.461.938 SID, meningkat 32,6 persen atau bertambah 2.080.494 SID dibandingkan data pada akhir 2024 yaitu sebanyak 6.381.444 SID.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pencapaian ini merupakan bukti nyata konsistensi upaya edukasi nasional secara berkelanjutan dan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia," katanya.
Menurut Jeffrey, pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia menunjukkan bahwa literasi, inklusi, aktivasi, dan upaya digitalisasi edukasi yang dilakukan oleh BEI telah berjalan secara efektif.
"Kami melihat minat masyarakat terhadap investasi semakin inklusif dan merata, karena akses edukasi kini dapat dinikmati masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pencapaian ini tidak lepas dari peran jaringan edukasi BEI yang tersebar di seluruh Indonesia yang terdiri dari hampir 1.000 Galeri Investasi (GI) BEI dan 29 Kantor Perwakilan BEI yang juga didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization, dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) pasar modal lainnya.
Keberadaan infrastruktur edukasi yang merata memungkinkan akses literasi dan kesempatan memulai investasi tidak lagi hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga tersebar di seluruh daerah di Indonesia.
Adapun BEI bersama dengan GI BEI selama periode Januari hingga November 2025 telah menyelenggarakan 59.037 kegiatan literasi, inklusi, dan aktivasi yang diikuti oleh 29.033.262 peserta.
Program ini meliputi Pengantar Sekolah Pasar Modal (SPM), SPM Level 1-3, kunjungan BEI, lokakarya (workshop), simulasi trading, hingga distribusi konten digital yang dilakukan secara konsisten sepanjang tahun.
Efektivitas GI BEI juga terlihat dari semakin meratanya akses literasi, sehingga mahasiswa, pelajar, dan masyarakat di daerah kini dapat memperoleh edukasi berkualitas. Pemerataan akses ini merupakan faktor penting dalam mengurangi kesenjangan literasi antara wilayah perkotaan dan daerah.
Selain itu, program Duta Pasar Modal (DPM) menjadi elemen penggerak yang memperkuat efektivitas distribusi edukasi di daerah dengan melibatkan 3.650 DPM pada 2025 dan lebih dari 6.000 DPM pada tahun sebelumnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!