Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wujudkan Birokrasi Profesional dan Bersih, Khofifah Minta Rekrutmen ASN Tidak Berdasarkan 'Like and Dislike'

📅 Kamis, 18 Des 2025, 00:01 WIB | Oleh:
Wujudkan Birokrasi Profesional dan Bersih, Khofifah Minta Rekrutmen ASN Tidak Berdasarkan 'Like and Dislike' Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (depan) usai Pelantikan Kepala Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (17/12).

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan agar proses rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) harus bersifat objektif dan profesional, bukan didasari oleh sikap subjektif panitia seleksi. 

Menurut Khofifah, untuk itu penting  penerapan merit system dalam manajemen  guna mewujudkan birokrasi yang profesional, objektif, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Penegasan tersebut disampaikan Khofifah saat Pelantikan Kepala Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Timur, yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (17/12).

Menurut Khofifah, merit system merupakan sistem manajemen sumber daya manusia yang menempatkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, potensi, integritas, dan moralitas sebagai dasar utama dalam proses rekrutmen, promosi, serta pengembangan pegawai.

“Proses rekrutmen harus bersifat impersonal, tidak boleh berdasarkan like dan dislike. Merit system harus dijalankan secara detail dan konsisten,” tegas Khofifah.

Ia menjelaskan, penerapan merit system di Jawa Timur dilakukan melalui deep assessment yang sebagian besar melibatkan pihak eksternal untuk menjaga objektivitas. Meskipun terdapat perubahan regulasi terkait keterlibatan konsultan eksternal, Pemprov Jatim tetap membuka ruang evaluasi demi menjaga kualitas proses seleksi jabatan.

Khofifah juga menyoroti pentingnya manajemen talenta dan talent pool ASN. Jawa Timur, kata dia, menjadi provinsi dengan jumlah ASN terbanyak yang telah terprofil melalui sistem Talent GNA. Bahkan, capaian tersebut tercatat sebagai rekor oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada peringatan Korpri 1 Desember lalu.

“Profiling ASN melalui talent pool ini sangat membantu dalam memetakan kualifikasi, kompetensi, potensi, integritas, dan profesionalisme ASN yang dibutuhkan pemerintah,” jelasnya.

Selain itu, Khofifah menegaskan bahwa profesionalisme ASN harus sejalan dengan visi pembangunan Jawa Timur. Melalui tema kinerja ‘Jatim Berdaya’, Pemprov Jatim mendorong ASN untuk mengenali potensi, kelemahan, peluang, dan tantangan (SWOT) sebagai dasar peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanreg II BKN Jawa Timur, Soni Sultana, menyampaikan tiga program prioritas yang akan menjadi fokusnya pada periode 2025–2026.

Pertama, optimalisasi pelaksanaan profiling ASN melalui program Pro-ASN agar seluruh ASN di Jawa Timur, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dapat terpetakan secara menyeluruh.

Kedua, percepatan pencapaian predikat manajemen talenta bagi seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Target kami, pada tahun 2026 seluruh kabupaten dan kota sudah memiliki predikat manajemen talenta,” ujar Soni.

Ketiga, percepatan penyelesaian permasalahan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) PPPK. Soni mengungkapkan, dari sekitar 130 ribu PPPK di Jawa Timur, permasalahan yang tersisa hanya sekitar 200 kasus, sebagian besar terkait perbedaan data nama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.