Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Pemimpin Negara Bagian Sepakat Hanya Warga Negara Australia yang Boleh Memiliki Senjata Api Setelah Serangan Bondi

📅 Selasa, 16 Des 2025, 06:50 WIB | Oleh:

Pihak berwenang Australia menggambarkan penembakan di Pantai Bondi sebagai akibat dari ideologi ekstremis dan anti-Semit.

Para pelaku penembakan, seorang ayah dan anak, menargetkan kerumunan besar orang Yahudi yang menghadiri acara Chanukah by the Sea pada hari pertama Hanukkah.

Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, menyatakan bahwa serangan itu "dirancang untuk menargetkan komunitas Yahudi Sydney".

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebutnya sebagai "tindakan antisemitisme dan terorisme yang jahat". 

Bendera ISIS kemudian ditemukan di dalam mobil tersangka Sajid Akram, berusia 50 tahun, dan putranya, Naveed Akram, 24 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

8 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...
Daerah
Empat TPU di Kota Semarang...
Daerah
Warga Aceh Besar Menggelar ...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.