Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Cabut Peringatan Gempa Mega Seminggu Setelah Gempa M7,5 Guncang Pantai Timur Aomori

📅 Selasa, 16 Des 2025, 11:27 WIB | Oleh:
Jepang Cabut Peringatan Gempa Mega Seminggu Setelah Gempa M7,5 Guncang Pantai Timur Aomori Doc: AP
Ket. Foto udara menunjukkan kendaraan terjebak di jalanan yang rusak akibat guncangan gempa M7,5 yang melanda pantai timur Aomori, Jepang, 8 Desmeber 2025

TOKYO - Jepang mencabut peringatan langka tentang potensi gempa mega seminggu setelah gempa berkekuatan 7,5 magnitudo melanda lepas pantai utara negara itu, kata badan cuaca negara itu, Selasa (16/12).

Gempa berkekuatan M7.5 terjadi larut malam pada tanggal 8 Desember di lepas pantai timur Prefektur Aomori pada kedalaman 54 kilometer, mendorong badan tersebut untuk mengeluarkan peringatan tsunami untuk sebagian wilayah Hokkaido, Aomori, dan Iwate.

Hingga Senin, total 46 orang dilaporkan terluka dalam bencana tersebut, menurut pemerintah, dengan perhitungan Kyodo News menunjukkan bahwa lebih dari 9.000 orang telah dievakuasi.

Pada tanggal 9 Desember, sehari setelah gempa, layanan kereta cepat dihentikan sementara di Jalur Tohoku Shinkansen antara stasiun Morioka dan Shin-Aomori, sementara lebih dari 300 sekolah menghadapi penutupan satu hari.

Setelah gempa tersebut, pejabat Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan yang jarang terjadi. Badan itu memperingatkan peningkatan risiko gempa mega -- yang didefinisikan sebagai gempa berkekuatan 8,0 magnitudo atau lebih besar -- di utara negara itu.

Para ilmuwan mengatakan setelah gempa bumi berkekuatan M7,0 atau lebih besar, ada kemungkinan satu persen terjadinya gempa mega dalam tujuh hari, dan peringatan tersebut mendesak masyarakat untuk menyiapkan tas darurat jika mereka perlu mengungsi dengan cepat.

Pejabat JMA Issei Suganuma mengatakan kepada AFP pada hari Selasa bahwa "masa peringatan khusus bagi warga telah berakhir pada tengah malam".

"Namun, bukan berarti gempa bumi tidak akan terjadi lagi, jadi kami ingin warga tetap waspada," tambah Suganuma.

JMA mengatakan masih ada peningkatan risiko gempa bumi dahsyat yang terjadi di lepas pantai utara, tetapi risiko tersebut akan menurun seiring berjalannya waktu.

Menurut pedoman pencegahan bencana pemerintah yang dikeluarkan pada bulan Maret, gempa bumi dahsyat di lepas pantai wilayah Hokkaido-Sanriku -- tempat peringatan terbaru berlaku -- dapat menyebabkan tsunami hingga 30 meter dan menewaskan hingga 199.000 orang.

Gempa tersebut juga dapat menghancurkan hingga 220.000 rumah dan bangunan serta menyebabkan kerugian ekonomi hingga 31 triliun yen ($200 miliar), menurut pedoman tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.