Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Potensi Banjir Rob 16-23 Desember, BPBD DKI Tetapkan 12 Wilayah Pesisir Jakarta Zona Siaga

📅 Senin, 15 Des 2025, 14:45 WIB | Oleh:
Potensi Banjir Rob 16-23 Desember, BPBD DKI Tetapkan 12 Wilayah Pesisir Jakarta Zona Siaga Doc: ANTARA
Ket. Dua warga menuntun sepeda motornya saat melintas melewati banjir rob

JUDUL

Waspada Rob 16–23 Desember, BPBD DKI Tetapkan 12 Wilayah Pesisir Jakarta Zona Siaga

META DESCRIPTION

BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan banjir pesisir atau rob pada 16–23 Desember 2025 dengan potensi dampak di 12 wilayah pesisir utara akibat pasang maksimum air laut.

ISI BERITA (DATELINE JAKARTA)

JAKARTA – BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau rob yang berpotensi terjadi pada 16 hingga 23 Desember 2025. Peringatan ini dipicu fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan baru.

BPBD mencatat potensi kenaikan muka air laut dapat berdampak langsung pada aktivitas masyarakat pesisir. Puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.

  • Kamal Muara berpotensi mengalami genangan akibat limpasan air laut saat pasang tinggi. Aktivitas warga pesisir dan akses permukiman diminta meningkatkan kewaspadaan.
  • Kapuk Muara masuk dalam wilayah rawan rob dengan potensi gangguan pada jalan lingkungan dan kawasan hunian. Warga diminta mengantisipasi genangan sejak pagi hari.
  • Penjaringan berpotensi terdampak rob yang dapat menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi pesisir. BPBD mengingatkan masyarakat memperhatikan waktu pasang maksimum.
  • Pluit diperkirakan menghadapi kenaikan muka air laut yang berisiko menimbulkan genangan di area rendah. Sistem drainase lingkungan diminta dipastikan berfungsi optimal.
  • Ancol berpotensi mengalami gangguan aktivitas kawasan wisata dan pelabuhan akibat pasang laut tinggi. Pengelola kawasan diminta siaga selama periode peringatan.
  • Kamal menjadi salah satu wilayah yang diprediksi terdampak rob pada jam-jam pasang maksimum. Warga diimbau membatasi aktivitas di tepi pantai saat risiko meningkat.
  • Marunda berpotensi mengalami genangan yang berdampak pada kawasan permukiman dan industri sekitar pesisir. Kewaspadaan dini dinilai penting untuk menghindari kerugian.
  • Cilincing diperkirakan menghadapi potensi rob yang memengaruhi aktivitas bongkar muat dan akses pelabuhan. BPBD meminta pelaku usaha pesisir meningkatkan kesiapsiagaan.
  • Kalibaru masuk dalam daftar wilayah rawan dengan potensi gangguan pada aktivitas perikanan dan logistik. Pemantauan tinggi muka air laut disarankan dilakukan secara berkala.
  • Muara Angke berpotensi terdampak rob yang dapat mengganggu kegiatan nelayan dan pasar ikan. Warga diminta mengamankan barang dan peralatan sejak dini.
  • Tanjung Priok diprediksi mengalami pasang maksimum yang berpotensi memengaruhi aktivitas pelabuhan. Koordinasi dengan pihak terkait diminta dilakukan selama periode siaga.
  • Kepulauan Seribu juga masuk dalam wilayah peringatan rob dengan potensi dampak pada aktivitas pesisir dan transportasi laut. Warga dan wisatawan diimbau mengikuti informasi cuaca maritim.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas berisiko saat pasang tinggi, serta memastikan saluran air berfungsi baik. Warga juga diminta memantau informasi resmi melalui BPBD, BMKG, aplikasi JAKI, dan layanan darurat Jakarta Siaga 112.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.