Mengapa 'Dirty Latte' Menjadi Tren?
📅 Senin, 15 Des 2025, 13:46 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
Momen menikmati kopi selalu berdengung, tapi ada satu minuman yang dibicarakan semua orang saat ini — Dirty Latte. Ini tidak hanya lezat, itu adalah showstopper total! Kopi khusus ini telah memenangkan hati banyak orang
Tapi apa sebenarnya Dirty Latte, dan mengapa semua orang begitu terobsesi dengan itu?
Dari Caffein Spots, pada pandangan pertama, Dirty Latte menawarkan penampilan dramatis. Disajikan dalam kaca bening, ia memiliki lapisan dingin susu diatapi dengan suntikan kaya espresso yang panas. Kontras antara dua lapisan menciptakan efek visual yang mencolok, hampir "kotor" saat kopi perlahan merembes ke dalam susu.
Nama "Dirty" tidak hanya menggambarkan estetikanya yang berantakan tetapi juga menangkap getaran minuman yang menyenangkan dan memberontak — istirahat yang menyenangkan dari lapisan terstruktur latte standar. Tidak seperti latte es, di mana espresso dan susu pra-campuran, Dirty Lattes disajikan utuh, menawarkan pengalaman rasa yang unik dengan setiap teguk.
Ide ini berasal dari Jepang, berkat Katsuyuki Tanaka dari Bear Pond Espresso di Tokyo. Tetapi di Thailand, minuman ini telah berkembang menjadi sensasi budaya, yang mencerminkan adegan kopi yang penuh petualangan dan berfokus pada tren di negara itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akankah tren Dirty Latte menyebar di Indonesia? Minuman ini sudah membuat percikan di bagian lain Asia dan terus mendapatkan perhatian di seluruh dunia, berkat media sosial dan budaya kopi global.
Inovasi masa depan mungkin termasuk Dirty Lattes dengan busa nabati, minuman dingin pangkalan, atau bahkan koktail yang menggabungkan tampilan berlapis yang sama. Dengan perpaduan sempurna antara daya tarik estetika dan rasa yang kaya, Dirty Latte tidak akan hilang dalam waktu dekat.
Apakah Dirty Latte sama dengan latte es?
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak. Sementara latte es mencampur espresso dan susu secara merata, Latte Kotor membuat lapisan terpisah — susu dingin di bagian bawah dan espresso panas mengambang di atas — menciptakan tampilan berlapis dan profil rasa yang berbeda.
Bisakah Anda memesan Dirty Latte dengan susu alternatif?
Ya. Banyak kafe di Bangkok dan Chiang Mai sekarang menawarkan Latte Dirty dengan oat, almond, atau susu kedelai, yang melayani pelanggan yang sadar kesehatan dan lactosa-intoleran.
Jam berapa hari terbaik untuk menikmati Latte Kotor?
Kebanyakan orang menikmatinya di pagi atau sore hari, karena kombinasi susu dingin dan espresso memberikan penyegaran dan dorongan energi, sempurna untuk iklim tropis.
Menyesap Tren
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!