Jimmy Lai, Tokoh Media Hong Kong Divonis Bersalah atas Tuduhan Makar
📅 Senin, 15 Des 2025, 11:30 WIB | Oleh: Lili LestariTuduhan penghasutan tersebut dapat dikenakan hukuman penjara maksimal dua tahun. Sidang mitigasi selama empat hari dijadwalkan dimulai pada 12 Januari bagi Lai dan terdakwa lainnya dalam kasus ini untuk mengajukan argumen agar hukumannya lebih ringan.
Apple Daily adalah kritikus vokal pemerintah Hong Kong dan Partai Komunis Tiongkok. Surat kabar ini terpaksa ditutup pada tahun 2021 setelah polisi menggerebek ruang redaksinya dan menangkap jurnalis seniornya, dengan pihak berwenang membekukan asetnya.
Selama persidangan Lai yang berlangsung selama 156 hari, jaksa menuduhnya berkonspirasi dengan eksekutif senior Apple Daily dan lainnya untuk meminta kekuatan asing untuk menjatuhkan sanksi atau blokade dan terlibat dalam kegiatan permusuhan lainnya terhadap Hong Kong atau Tiongkok.
Jaksa juga menuduh Lai membuat permintaan tersebut, menyoroti pertemuannya dengan mantan Wakil Presiden AS Mike Pence dan mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada Juli 2019 di puncak aksi protes.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menyerahkan 161 publikasi, termasuk artikel Apple Daily, ke pengadilan sebagai bukti konspirasi untuk menerbitkan materi yang menghasut, serta unggahan media sosial dan pesan teks.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!