Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kotim Beri Perhatian Khusus Penyakit Gagal Ginjal melalui CKG

📅 Senin, 15 Des 2025, 10:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Kotim Beri Perhatian Khusus Penyakit Gagal Ginjal melalui CKG Doc: ANTARA
Ket. Wakil Bupati Kotim Irawati mengikuti pemeriksaan kesehatan di stan CKG Dinkes Kotim saat peringatan Hari Ibu ke-97 di Ikon Jelawat Sampit, (13/12/2025). 

SAMPIT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menggencarkan Cek Kesehatan Gratis (CKG), terutama pemeriksaan dan sosialisasi penyakit gagal ginjal yang menjadi perhatian khusus.

“Setiap CKG kami tekankan pada skrining tekanan darah dan gula darah, karena apabila penyakit hipertensi dan diabetes melitus tidak teratasi, dampak jangka panjangnya akan menjadi penyakit gagal ginjal,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, di Sampit, Senin (15/12).

Sebagai catatan, capaian program CKG Dinkes Kotim telah menyentuh angka 38 persen lebih, melampaui target nasional yang ditetapkan pada 2025, yakni 36 persen. Meski begitu, pelaksanaan CKG di Kotim terus digalakkan.

Dinkes juga giat menyelenggarakan layanan CKG pada berbagai agenda yang berpotensi dihadiri banyak warga, sehingga dapat semakin banyak masyarakat yang terlayani CKG.

Pemeriksaan kesehatan yang disediakan, antara lain faktor risiko penyakit tidak menular di pihak keluarga maupun diri sendiri, skrining obesitas, tuberkulosis, kesehatan jiwa, tekanan darah, gula darah, hingga pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA untuk mendeteksi penyakit kanker leher rahim atau serviks.

Ia mengatakan CKG merupakan langkah strategis untuk mendeteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) di masyarakat dan kasus gagal ginjal kini menjadi perhatian serius.

“Penyakit gagal ginjal menjadi atensi dikarenakan dua faktor, yakni penderita yang sudah ada dan pola hidup masyarakat saat ini yang tidak sehat,” jelasnya.

Berdasarkan data di RSUD dr Murjan,i ada sekitar 62 pasien yang langganan cuci darah, itu pun masih ada yang mengantre dan ada juga yang harus berobat ke luar daerah.

Kondisi ini menunjukkan fasilitas dan pelayanan kesehatan penyakit gagal ginjal di Kotim masih sangat terbatas, sedangkan pasien yang ditangani berpotensi terus meningkat.

Oleh karena itu, Dinkes Kotim terus mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup CERDIK, yakni cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif, rajin aktivitas fisik, diet sehat dan seimbang, istirahat cukup dan kelola stres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.