BEI Kunci Pembatalan Transaksi, Implementasi Non-Cancellation Period Jadi Sinyal Tegas Jaga Kepercayaan Investor
📅 Senin, 15 Des 2025, 20:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Bayu Pratama S.
JAKARTA – Penguatan proses pembentukan harga saham yang wajar dan transparan menjadi krusial untuk menjaga kredibilitas pasar modal dan melindungi investor.
Harga yang terbentuk dari informasi yang terbuka, likuid, dan bebas dari praktik manipulatif akan mencerminkan nilai fundamental emiten secara lebih akurat.
Dengan mekanisme harga yang sehat, kepercayaan investor dapat ditingkatkan, volatilitas yang tidak perlu dapat ditekan, serta fungsi pasar modal sebagai sarana penghimpunan dana jangka panjang bagi perekonomian dapat berjalan lebih efektif.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menerapkan non-cancellation period yang berlaku efektif pada Senin (15/12). Kebijakan tersebut diterapkan pada sesi prapembukaan (pre-opening) dan prapenutupan (pre-closing), sebagai bagian dari upaya memperkuat proses pembentukan harga saham yang lebih wajar dan transparan, serta merupakan salah satu best practice di bursa kawasan regional.
"Kebijakan non-cancellation period diimplementasikan berdasarkan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas yang telah diberlakukan pada 8 April 2025," kata Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (15/12).
Sebaiknya Anda baca juga:
Jeffrey menjelaskan bahwa implementasi non-cancellation period merupakan upaya BEI dalam menjaga kualitas transaksi di pasar modal.
"Implementasi non-cancellation period bertujuan untuk meminimalkan potensi praktik spoofing atau manipulasi pesanan pada jam-jam krusial, khususnya menjelang pembukaan dan penutupan perdagangan," ujarnya.
Ia menambahkan implementasi non-cancellation period memberikan proteksi lebih kepada investor, sehingga proses pembentukan harga dapat lebih kredibel, wajar dan transparan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun BEI juga telah melakukan serangkaian pengujian dan persiapan teknis bersama anggota bursa serta penerima lisensi bursa lokal dan asing sebelum implementasi kebijakan.
Selain itu, BEI secara paralel telah melakukan sosialisasi untuk meningkatkan awareness serta berkolaborasi dengan Anggota Bursa untuk menyampaikan informasi terkait implementasi non-cancellation period kepada nasabahnya masing-masing.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan implementasi ini dapat berlangsung dengan optimal, serta operasional perdagangan pada setiap anggota bursa dapat berjalan dengan lancar.
Non-cancellation period merupakan salah satu program strategis BEI pada tahun 2025 dalam upaya memberikan proteksi lebih terhadap investor.
Dengan implementasi itu, BEI berharap dapat meningkatkan kualitas, transparansi serta integritas pembentukan harga.
"Kami juga berharap non-cancellation period dapat memperkuat kenyamanan dan meningkatkan kepercayaan investor dalam bertransaksi di pasar modal Indonesia," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!