Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Darurat Sampah, Pemkot Tangsel Tutup Tumpukan dengan Terpal Demi Redam Bau Menyengat

📅 Minggu, 14 Des 2025, 17:52 WIB | Oleh:
Darurat Sampah, Pemkot Tangsel Tutup Tumpukan dengan Terpal Demi Redam Bau Menyengat Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Sejumlah warga beraktivitas di tumpukan sampah di TPA Cipeucang, Tangsel, Banten.

TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten mengambil langkah cepat untuk meredam dampak tumpukan sampah yang dikhawatirkan mengganggu kenyamanan warga, terutama di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Bani Khosyatullah di Tangerang, Minggu, menjelaskan sejumlah langkah strategis itu, antara lain menutup sementara tumpukan sampah di sejumlah lokasi menggunakan terpal serta melakukan penyemprotan rutin guna meminimalisasi bau tidak sedap sehingga menjaga kenyamanan masyarakat sekitar.

Dia mengatakan langkah tersebut merupakan penanganan sementara sambil memastikan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah berjalan optimal.

"Penutupan dengan terpal dan penyemprotan ini kami lakukan agar dampak bau dapat ditekan, khususnya bagi warga di sekitar lokasi. Ini adalah bagian dari penanganan cepat agar situasi tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan penyemprotan dilakukan menggunakan cairan ramah lingkungan yang berfungsi menekan aroma tidak sedap sekaligus menjaga kebersihan area sekitar tumpukan sampah.

Petugas juga terus disiagakan untuk memantau kondisi lapangan secara berkala.

"Oleh karena itu, langkah-langkah teknis di lapangan terus kami perkuat, baik dari sisi pengangkutan, pengendalian bau, hingga penataan lokasi agar lebih tertib dan aman," ujarnya.

Pemkot Tangsel juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam menata TPA Cipeucang, sebab berbagai upaya sedang dilakukan di TPA tersebut.

Upaya yang telah dilakukan pihaknya, seperti penataan Landfill 3 dengan metode terasering di anak Kali Cirompang agar tidak terjadi longsor serta pembangunan beronjong di landfill 3.

Selain itu, pembukaan akses jalan menuju landfill 4, pembebasan lahan untuk digunakan material recovery facility (MRF).

"Kami mohon dukungan masyarakat. Dengan kolaborasi bersama, persoalan sampah ini bisa kita atasi secara bertahap dan berkelanjutan," ucapnya.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen terus meningkatkan pengelolaan sampah, tidak hanya dalam penanganan jangka pendek akan tetapi pembenahan sistem dan penguatan kesadaran lingkungan di masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Warga Manfaatkan Sisa Mater...

Hujan Diramalkan Bakal Turun di Sebagian Besar Nusantara

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
Daerah
Pesparawi Diharapkan Berlan...
Olahraga
Badosa Hentikan Tren Buruk ...

Waow… Inul Bicara Transformasi Musik. Apa Katanya

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Waow… Inul Bicara Transfo...

Empat Pendaki Gunung Semeru Ditangkap, Ada Apa

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Empat Pendaki Gunung Semeru...
Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...
Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.