Komunikasi Lumpuh, Menkomdigi Desak Pemulihan Jaringan Jadi Prioritas Nomor Satu
📅 Jumat, 12 Des 2025, 21:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ FB Anggoro.
JAKARTA – Pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera menjadi elemen krusial untuk mempercepat penanganan darurat dan menjaga koordinasi lintas instansi.
Gangguan pada infrastruktur telekomunikasi tidak hanya menghambat aliran informasi vital, tetapi juga memperlambat distribusi bantuan serta menyulitkan masyarakat mengakses layanan darurat.
Dengan jaringan yang kembali stabil, pemerintah, operator, dan relawan dapat mengoptimalkan pemetaan kerusakan, monitoring cuaca, hingga pendataan korban.
Karena itu, pemulihan telekomunikasi harus menjadi prioritas agar proses evakuasi, logistik, dan pemulihan sosial-ekonomi dapat berjalan lebih efektif dan responsif.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemulihan jaringan menjadi prioritas di wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berupaya maksimal agar masyarakat kembali terhubung. Akses komunikasi mempengaruhi proses penyelamatan dan penyaluran bantuan. Setiap BTS yang pulih berarti lebih banyak warga bisa memberi kabar dan menerima informasi yang mereka perlukan,” ujar Meutya dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (12/12).
Meutya merinci hingga Rabu (10/12), jumlah menara BTS yang terdampak menurun menjadi 2.637 unit, dari puncaknya 3.380 unit pada 2 Desember.
Sebanyak 743 BTS juga kembali beroperasi sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Sumatra Utara, lanjut dia, sebanyak 9.292 dari 9.612 BTS telah beroperasi normal atau 96,67 persen, lalu di Sumatra Barat, 3.709 dari 3.739 BTS kembali aktif atau mencapai 99,20 persen.
Sementara di Aceh, pemulihan masih terhambat pasokan listrik. Sebanyak 1.127 dari 3.414 BTS atau 33,01 persen beroperasi normal, sementara 2.287 BTS lainnya belum dapat aktif karena listrik di sejumlah lokasi masih padam.
“Kami berupaya maksimal agar masyarakat kembali terhubung. Akses komunikasi mempengaruhi proses penyelamatan dan penyaluran bantuan. Setiap BTS yang pulih berarti lebih banyak warga bisa memberi kabar dan menerima informasi yang mereka perlukan,” ujarnya lagi.
Sementara perbaikan infrastruktur menara BTS di Provinsi Aceh terus dilakukan secara bertahap seiring dengan upaya pemulihan pasokan listrik oleh operator bekerja sama dengan PLN.
"Pemulihan jaringan di Aceh memang masih terkendala padamnya aliran listrik. Operator seluler, PLN, dan semua pihak terkait tengah bekerja keras saat ini untuk memastikan pasokan listrik kembali normal," jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus menambah dukungan teknis di wilayah terdampak berupa genset dan perangkat akses internet darurat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!