Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kesiapsiagaan Nataru 2025/2026, Pemerintah, TNI, dan Polri Perkuat Pengamanan Nasional

📅 Jumat, 12 Des 2025, 21:45 WIB | Oleh:
Kesiapsiagaan Nataru 2025/2026, Pemerintah, TNI, dan Polri Perkuat Pengamanan Nasional Doc: IST
Ket. Analis intelijen Pertahanan dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro. Pengamanan terpadu, mitigasi bencana, dan strategi distribusi pangan disiapkan untuk memastikan keamanan, kelancaran logistik, dan kenyamanan publik.

JAKARTA - Menjelang momentum hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, pemerintah bersama TNI, Polri, dan berbagai pihak terkait terus memperkuat kesiapan nasional. Hal ini dilakukan demi menjaga keamanan, kelancaran distribusi, dan kenyamanan publik.

Menurut Analis intelijen Pertahanan dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro menilai upaya ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah menjaga stabilitas di tengah lonjakan mobilitas masyarakat.

“Presiden sudah memerintahkan Kementerian terkait baik Kemendagri, Kementerian Perhubungan dan aparat keamanan, untuk menyiapkan pola operasi terpadu pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian,” kata Ngasiman dalam dialog bersama salah satu stasiun radio swasta di Jakarta baru-baru ini.

Ngasiman menyatakan bahwa pola operasi pengamanan terpadu yang dijalankan TNI dan Polri telah terbukti efektif dari tahun ke tahun. Menurut dia tingkat kesiapan aparat sudah sangat memadai untuk persiapan Nataru 2025/2026.

“Kita melihat tingkat kesiapan aparat sudah sangat memadai untuk persiapan Nataru 2025/2026,” ungkapnya.

Menurutnya, penggalangan masyarakat juga memainkan peran penting dalam memperkuat deteksi dini dan mencegah potensi gangguan. Koordinasi antarinstansi serta pemerintah daerah dinilai semakin solid. Kebijakan pusat yang jelas menjadi landasan kuat bagi daerah untuk bergerak cepat.

Ngasiman juga menyoroti tantangan akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Kerusakan pada objek vital dan terganggunya akses komunikasi memang menjadi hambatan logistik.

“Namun pemerintah sudah bergerak cepat dengan mengerahkan bantuan lintas kementerian untuk memulihkan kondisi,” ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa risiko keamanan publik paling menonjol menjelang Nataru 2025/2026 adalah gangguan berskala kecil yang dapat memicu kepanikan masyarakat. Selain itu, cuaca ekstrem turut berpotensi menghambat distribusi pangan dan memperlambat jalur logistik.

“Cuaca ekstrem harus tetap diantisipasi. Pemerintah sudah menyiapkan strategi distribusi berlapis agar pasokan pangan tetap terjaga,” katanya.

Lebih lanjut, Ngasiman menekankan bahwa situasi di Sumatera dan Aceh dalam sepekan terakhir membutuhkan perhatian penuh. Pemerintah disebut telah melakukan langkah-langkah percepatan penanganan agar dampak bencana tidak meluas. Ia menambahkan,

“Kesiapsiagaan pemerintah patut diapresiasi. Respons cepat seperti ini penting agar kita tidak lagi menghadapi situasi mendadak.”

Meski terdapat tantangan, pengamanan rumah ibadah dan pengawasan terhadap pendatang baru berjalan baik. Deteksi dini dilakukan hingga tingkat RT dan RW, melibatkan kolaborasi aparat, pemerintah daerah, hingga organisasi masyarakat.

“Gotong royong menjadi modal sosial kita untuk menjaga keamanan bersama,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.