Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor Srikeminut, Bantul: Tujuh KK Sudah Direlokasi, Satu Keluarga dalam Proses

📅 Kamis, 11 Des 2025, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Longsor Srikeminut, Bantul: Tujuh KK Sudah Direlokasi, Satu Keluarga dalam Proses Doc: Dok. Antara

BANTUL - BPBD Kabupaten Bantul kembali melanjutkan relokasi warga yang tinggal di kawasan rawan longsor di Kelurahan Sriharjo, Imogiri. Hingga saat ini, tujuh kepala keluarga sudah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman, menyusul kerusakan yang terjadi akibat longsor pada November lalu.

“Kalau total ada delapan KK, yang periode waktu lalu sudah kita relokasi tujuh KK, sudah ada tempat relokasinya,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amirudin, di Bantul, Kamis.

Masih tersisa satu keluarga yang akan dipindahkan dalam waktu dekat. Pemerintah daerah bersama pihak kelurahan tengah memfinalisasi relokasi tersebut karena kondisi rumah keluarga itu dinilai semakin berisiko.

Menurut Mujahid, proses relokasi dilakukan atas rekomendasi tim ahli menyusul terputusnya akses jalan di Srikeminut, Sriharjo, yang berada di tepi Sungai Oya, akibat longsor. Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan desa mengenai lokasi relokasi yang dinilai aman.

“Kita telah survei satu keluarga dengan empat jiwa itu kondisi rumahnya strukturnya sudah retak dan sudah kita tawarkan relokasi, dan dari lurah sudah menyiapkan tempat untuk relokasi, jadi satu keluarga ini yang akan kita relokasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memindahkan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. Saat ini, kelurahan sedang memastikan ketersediaan lahan untuk relokasi dan pemilik rumah menyatakan bersedia dipindahkan.

“Dan sekarang ini sudah diurus Lurah Sriharjo, dan yang bersangkutan sudah kita tawarkan, karena kondisinya seperti itu, dan bersedia kita relokasi,” kata Mujahid.

Struktur rumah keluarga tersebut diketahui sudah mengalami banyak retakan, termasuk retakan tanah di sekelilingnya. Karena alasan keselamatan, pemilik rumah telah mengungsi sementara ke rumah orang tuanya sambil menunggu proses relokasi.

“Jadi saat ini kita sarankan beliau untuk mengungsi dan informasinya sudah mengungsi ke rumah orang tuanya sambil nanti kita dengan OPD akan melakukan proses relokasi itu,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.