Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Husein Sastranegara Sambut Lonjakan Wisatawan, Siapkan Ruang UMKM Tangkap Peluang Ekonomi

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Bandara Husein Sastranegara Sambut Lonjakan Wisatawan, Siapkan Ruang UMKM Tangkap Peluang Ekonomi Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Penumpang saat menunggu kedatangan pesawat di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/8).

BANDUNG - Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, menyiapkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menangkap peluang ekonomi dari meningkatnya trafik penerbangan, terutama setelah bandara tersebut dioptimalkan untuk melayani penerbangan domestik lintas pulau dan internasional.

General Manager Bandara Husein Sastranegara Granito W Hindrawan mengatakan peluang tersebut semakin terbuka seiring bertambahnya rute dan tingginya permintaan penerbangan menuju sejumlah destinasi wisata, salah satunya Denpasar, Bali.

“Kalau saat ini rute yang paling tinggi itu rute ke Denpasar. Denpasar itu bisa sampai 97-98 persen, sering sekali 100 persen,” ujarnya dalam konferensi pers di Bandung, Jumat.

Saat ini Bandara Husein melayani sejumlah penerbangan menggunakan pesawat jet maupun propeller. Garuda Indonesia melayani rute Denpasar, sedangkan Citilink melayani Denpasar, Kualanamu, Balikpapan, Surabaya, dan Palembang. Adapun Susi Air melayani rute Halim Perdanakusuma dan Pangandaran.

Penambahan konektivitas juga akan dilakukan melalui maskapai Super Air Jet yang direncanakan mulai beroperasi pada 18 September dengan tujuan Kualanamu, Pekanbaru, Ujung Pandang, Pontianak, Denpasar, dan Balikpapan.

Dengan tambahan tersebut, total terdapat sekitar 10 rute penerbangan yang akan dilayani dari dan menuju Bandara Husein Sastranegara.

Granito mengatakan peningkatan konektivitas tersebut juga perlu diikuti kesiapan ekosistem ekonomi di Bandung, khususnya sektor pariwisata dan UMKM.

Ia mengatakan, pihak bandara telah berkoordinasi dengan Paguyuban Pasar Baru yang menaungi sekitar 4.500 pedagang. Pelaku usaha tersebut dinilai dapat menjadi salah satu penerima manfaat dari peningkatan kunjungan wisatawan ke Bandung.

“Teman-teman di Paguyuban Pasar Baru itu kami juga rapat. Kurang lebih mereka membawa sekitar 4.500 pedagang. Itu support banget karena mereka sudah kebayang bahwa akan ada peningkatan ekonomi yang bisa terjadi dengan adanya penerbangan internasional,” katanya lagi.

Selain pedagang, pihak bandara juga menggandeng asosiasi hotel dan pelaku usaha perjalanan untuk menyiapkan paket wisata yang dapat ditawarkan kepada calon wisatawan.

Koordinasi dilakukan antara lain dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Riung Priangan sebagai asosiasi hotel, serta pelaku usaha travel dan perhotelan.

"Beberapa juga sudah menyatakan minat untuk misalnya berpromosi di bandara dan lain-lain,” ujarnya.

Sementara itu, ruang khusus UMKM juga telah disiapkan di area Bandara Husein Sastranegara. Pengelolaan area tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Bandung, termasuk proses kurasi produk dan pelaku usaha.

Langkah tersebut diharapkan membuat peningkatan trafik penerbangan tidak hanya berdampak pada jumlah penumpang, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi sektor perdagangan, akomodasi, perjalanan wisata, dan ekonomi kreatif di Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.