Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konsisten Terapkan Risk Management Dalam Tata kelola dan Budaya Perusahaan, PIS Raih E2S Award

📅 Kamis, 11 Des 2025, 10:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Konsisten Terapkan Risk Management Dalam Tata kelola dan Budaya Perusahaan, PIS Raih E2S Award Doc: istimewa
Ket. Konsisten dalam menerapan risk management dalam tata kelola dan budaya perusahaan, PT Pertamina International Shipping (PIS) raih E2S Award di Jakarta, Selasa (10/12)

JAKARTA – Manajemen risiko menjadi elemen yang sangat penting untuk menjaga kelancaran dan keberlanjutan bisnis di perusahaan yang bergerak di sektor pengangkutan dan logistik energi seperti PT Pertamina International Shipping (PIS).

Dalam menghadapi tantangan risiko yang semakin kompleks, PIS telah mengadopsi berbagai strategi berbasis identifikasi dan penilaian risiko untuk semua proses bisnis baik dari sisi operasional dan proyek investasi.

Nico Dhamora, VP Risk Strategy & Governance PIS mengungkapkan bahwa, PIS telah melakukan transformasi manajemen risiko dari fungsi pendukung menjadi penggerak strategis melalui penguatan tata kelola, Structural Oversight, Business Continuity, Technology & Digitalization, dan Risk Culture.

"Dalam aspek budaya (culture), yang ingin kami tekankan adalah pentingnya menumbuhkan kesadaran untuk dapat mengambil tindakan secara cepat dan akurat dalam mengendalikan krisis dan risiko disrupsi terhadap keberlangsungan bisnis yang sering kali situasi tersebut justru menimbulkan kepanikan. Oleh karena itu, diperlukan budaya organisasi yang memastikan bahwa setiap fungsi secara proaktif berperan dalam rangka pencegahan dan penanganan insiden secara cepat, tepat, dan terstruktur," kata Nico dalam E2S Energy Update 2026 bertajuk Anticipating Business Risk Secure Growth in the Energy and Mineral Resources Sector di Jakarta, Selasa (10/12).

Selain itu, kata Nico, PIS memiliki karakteristik yang berbeda dengan perusahaan lain. Dalam penggunaan digitalisasi tidak hanya melihat dari sisi data saja. "Pemanfaatan digitalisasi di PIS tidak hanya berfungsi untuk menampilkan data operasional, tetapi juga berperan sebagai early warning system yang memberikan sinyal dini sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan. Dengan armada yang beroperasi baik di dalam maupun di luar wilayah Indonesia, kemampuan untuk memantau secara akurat posisi kapal serta memahami kondisi rekan-rekan di laut menjadi sangat krusial. Melalui sistem digital yang terintegrasi, pengambilan keputusan dapat dilakukan berbasis risiko dan bukan semata-mata intuisi," jelas Nico.

Manajemen risiko yang sudah dilakukan PIS juga makin diakui berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan dengan diberikannya penghargaan E2S Award untuk kategori Best Risk Management for Marine Logistics. PIS meraih penghargaan ini karena dinilai telah menempatkan manajemen risiko sebagai komponen utama yang dijalankan dalam roda bisnis operasional perusahaan.

Manajemen risiko tidak hanya melibatkan upaya internal perusahaan, tetapi juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal. PIS terus berkomunikasi dengan regulator, pemangku kepentingan, pemasok, dan klien untuk memastikan bahwa setiap tahap operasional memenuhi standar yang telah ditetapkan baik nasional maupun Internasional. "Fungsi manajemen risiko harus secara proaktif membangun koordinasi dan komunikasi dua arah dengan seluruh pemangku kepentingan. Efisiensi, baik dalam aspek operasional maupun proyek investasi, hanya dapat dicapai apabila terdapat kolaborasi yang solid dan komunikasi yang efektif. Melalui pendekatan tersebut, organisasi dapat memastikan bahwa setiap keputusan diambil dengan tepat,” ungkap Nico.

Lebih lanjut, dia menuturkan manajemen risiko berperan secara strategis untuk mengawal capaian target-target Perusahaan dengan pengelolaan risiko secara komprehensif. "Kita harus memastikan bahwa seluruh risk event telah diidentifikasi dengan jelas sehingga tidak menimbulkan loss atau kerugian baik dari aspek safety, bisnis, dan reputasi. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankan tidak menciptakan risiko baru bagi organisasi," ujar Nico.

Pemerintah menilai perusahaan di sektor energi di Indonesia sudah semakin concern untuk mengedepankan tata kelola manajemen risiko dalam pengembangan bisnisnya.

Muhammad Jilanisaf Rizwi Hisjam, Sekretaris Jendral Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengungkapkan bahwa penerapan manajemen risiko hal serius. "Pentingnya mitigasi yang dapat membahayakan operasi di bidang energi kemajuan di bidang Sistem Informasi sejalan dengan munculnya resiko-resiko baru di sektor energi," kata Rizwi.

Energy and Mining Editor Society (E2S) menilai di tengah gejolak internal dan eksternal, PIS dalam satu tahun ini telah berhasil menerapkan manajemen risiko sehingga operasional dan bisnis perusahaan dapat berkelanjutan. “Kami berharap apresiasi ini dapat mendorong PIS untuk terus berkiprah di bisnis marine logistics yang pertumbuhannya sangat menjanjikan,” ungkap Lili Hermawan, Ketua Panitia E2S Energy Update 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pertumbuhan Jumlah UMKM di ...
Daerah
SAR Natuna Evakuasi Nelayan...
Megapolitan
Jakarta Berhasil Jadi Kota ...
Daerah
Pembukaan Jatiluwih Festiva...

Wayang Relief Resmi Diluncurkan di Borobudur

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Wayang Relief Resmi Diluncu...

Pemecahan Rekor MURI Pramuka Garuda di Surabaya

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pemecahan Rekor MURI Pramuk...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.