Dirut Terra Drone Ditangkap! Polisi Tetapkan MW Tersangka Kebakaran Maut yang Tewaskan 22 Orang
📅 Kamis, 11 Des 2025, 15:00 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: ANTARA
JAKARTA - Polisi resmi menangkap Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia berinisial MW yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran maut di Gedung Terra Drone. MW diamankan pada Rabu malam setelah penyidik memastikan adanya dua alat bukti yang sah untuk meningkatkan status hukumnya menjadi tersangka.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra mengatakan penangkapan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan yang menguatkan dugaan tindak pidana. Ia menjelaskan bahwa penyidik telah menerbitkan surat perintah penangkapan begitu bukti permulaan dianggap memenuhi syarat hukum.
"Jadi benar, untuk Direktur Utama dari Terra Drone sudah kami amankan semalam," ucap AKBP Roby Saputra.
"Berdasarkan dua alat bukti permulaan yang cukup dan keyakinan penyidik, jadi kami tingkatkan statusnya menjadi tersangka dan sudah kami terbitkan surat perintah penangkapan," lanjutnya.
Roby belum merinci lokasi penangkapan MW, namun memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur. Ia menegaskan bahwa penyidik telah mengantongi bukti memadai untuk menetapkan MW sebagai tersangka dalam kasus yang menyita perhatian publik tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sudah ada cukup bukti, dua alat bukti yang cukup dan keyakinan penyidik terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh Saudara MW," tambah Roby.
Kasus kebakaran maut di Gedung Terra Drone terjadi pada Selasa siang, tepatnya 9 Desember 2025, dan langsung menimbulkan kepanikan besar di kawasan tersebut. Gedung itu dilaporkan terbakar hebat hingga petugas pemadam membutuhkan waktu lama untuk memadamkan api yang berkobar cepat.
Insiden tersebut menewaskan 22 orang yang diduga terjebak di dalam gedung karena jalur evakuasi tidak dapat diakses. Para korban berada di beberapa titik ruangan ketika asap dan api dengan cepat menyebar di lantai-lantai bangunan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Proses identifikasi korban hingga penanganan keluarga terus dilakukan oleh aparat dan instansi terkait sejak hari kejadian. Pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti dilakukan secara intensif untuk mengungkap penyebab utama kebakaran yang berujung pada tragedi tersebut.
Polisi juga tengah mendalami potensi kelalaian terkait prosedur keselamatan kerja dan standar operasional gedung yang menjadi lokasi operasional Terra Drone. Pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang berkaitan dengan operasional perusahaan disebut masih berlangsung untuk menguatkan konstruksi penyidikan.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat karena melibatkan perusahaan teknologi dan gedung perkantoran yang seharusnya menerapkan standar keamanan ketat. Publik juga menyoroti pentingnya penegakan aturan keselamatan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
Dengan penangkapan MW, penyidikan dipastikan akan berlanjut ke tahap yang lebih mendalam guna memastikan ada atau tidaknya pihak lain yang ikut bertanggung jawab. Polisi menegaskan tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka tambahan jika ditemukan bukti baru.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan kerja tidak boleh dinegosiasikan, terutama bagi perusahaan dengan aktivitas yang melibatkan perangkat elektronik dan teknologi tinggi. Proses hukum terhadap MW kini menjadi salah satu langkah penting dalam memberikan keadilan terhadap para korban.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!