Data BNNK: Lebih dari 100.000 Warga Bogor Diduga Terpapar Narkoba
📅 Kamis, 11 Des 2025, 16:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Kabupaten Bogor - BNNK Bogor, Jawa Barat, memperkirakan sekitar 100.000 warga Bogor dan Kabupaten Bogor terindikasi terpapar narkoba berdasarkan angka prevalensi 1,73 persen dari total penduduk enam juta jiwa.
Kepala BNNK Bogor, Kombes Polisi Anggun Cahyono, menyebut angka tersebut menjadi sinyal bahwa ancaman penyalahgunaan narkotika masih sangat tinggi, terutama di kawasan padat penduduk.
“Data ini menunjukkan perlunya kewaspadaan keluarga dan lingkungan untuk mencegah penyalahgunaan di usia produktif,” kata dalam jumpa pers capaian kinerja BNNK Bogor tahun 2025 di Cibinong, Kamis (11/12).
Ia menjelaskan, banyak kasus penyalahgunaan baru terungkap setelah keluarga atau kerabat melapor, meskipun sebagian besar pengguna awal tidak menunjukkan tanda-tanda signifikan.
Menurut dia, pelaporan dini menjadi kunci penting untuk memutus pola ketergantungan sebelum berkembang lebih parah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jika ada kerabat atau teman yang terindikasi memakai narkoba, segera lapor ke BNN. Rehabilitasi bisa dilakukan tanpa biaya,” ujarnya.
BNNK Bogor tahun ini memberikan layanan rehabilitasi kepada sekitar 70 klien, mayoritas berusia produktif, sebagai bagian dari upaya pemulihan menyeluruh.
Selain rehabilitasi, program edukasi berbasis sekolah hingga perguruan tinggi digencarkan untuk membangun ketahanan keluarga dan lingkungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
BNNK Bogor mengingatkan bahwa peredaran gelap kerap menargetkan anak muda yang rentan terhadap pengaruh lingkungan pergaulan.
Lembaga tersebut berharap masyarakat turut memperkuat pencegahan sehingga wilayah Bogor dapat mengurangi angka pengguna narkoba secara bertahap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!