Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Masifkan Normalisasi Saluran Sekunder

24 Kamis, 11 Des 2025, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Masifkan Normalisasi Saluran Sekunder Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Masifkan Normalisasi Saluran Sekunder Doc: ANTARA
Ket. Dinas PUPR Kota Tangerang mengerahkan alat berat untuk normalisasi saluran sekunder di Pintu 3 Paninggilan Utara, Ciledug.

TANGERANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Banten memasifkan normalisasi saluran sekunder dalam mencegah banjir menindaklanjuti penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni di Tangerang, Kamis (11/12), mengatakan upaya normalisasi dilakukan untuk menjaga kelancaran jaringan drainase sekaligus mengantisipasi banjir di kawasan pemukiman.

Salah satu titik krusial yang saat ini sedang dilakukan normalisasi adalah di Pintu 3 Paninggilan Utara, Ciledug. Sejumlah armada alat berat telah diterjunkan untuk mengangkat sedimentasi, lumpur lekat, sampai tumpukan sampah untuk memulihkan kapasitas jaringan saluran air dapat kembali berfungsi optimal.

“Kami memfokuskan normalisasi ini untuk mengangkat sedimentasi dan tumpukan sampah yang menghambat fungsi saluran selama ini. Tidak hanya petugas, kami sudah mengerahkan armada alat berat untuk mulai beroperasi di lapangan sampai beberapa hari mendatang,” ujar Taufik.

Pemkot Tangerang juga melakukan perawatan kondisi dinding saluran secara menyeluruh untuk memastikan struktur bangunan turap tidak mengalami kerusakan yang dapat menghambat fungsi hidrolis di Saluran Sekunder Pondok Bahar.

"Ini sebagai tindak lanjut dari aksi mitigasi dan siaga bencana hidrometeorologi yang mulai digencarkan Pemkot Tangerang sampai awal tahun mendatang," katanya.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi terkait peringatan dini BMKG yang memprediksi curah hujan di penghujung 2025 hingga awal 2026 berada di atas normal akibat anomali iklim global.

Sepanjang tahun ini tren banjir, genangan, dan angin kencang juga mengalami peningkatan signifikan. Sehingga, Pemkot Tangerang pun mengambil langkah dengan penetapan status siaga darurat bencana.

Ia menegaskan paradigma baru dalam penanganan kebencanaan, yakni Tangerang harus bergerak sebelum bencana datang, bukan setelahnya.

“Sederhana saja, ketika kita siap, biasanya musibah memilih jalan lain. Tapi, kalau kita lengah, genangan kecil pun bisa berubah jadi bencana,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.