Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menikmati Pesona Lumba-Lumba di Pantai Lovina: Ini Hal yang Perlu Anda Persiapkan

📅 Rabu, 10 Des 2025, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menikmati Pesona Lumba-Lumba di Pantai Lovina: Ini Hal yang Perlu Anda Persiapkan Doc: Antara Foto
Ket. Sekelompok lumba-lumba muncul menyapa para pengunjung di Pantai Lovina, Bali Utara.

Melihat pemandangan munculnya sekelompok lumba-lumba di area Pantai Lovina menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan dan mancanegara. 

Namun tentunya, ada beberapa hal yang perlu anda persiapkan sebelum bertemu dengan mamalia yang terkenal sebagai salah satu hewan terpintar di dunia itu.

Menurut Sales Manager The Lovina Bali Yetty Meoko saat ditemui ANTARA di Bali, Rabu, wisatawan yang datang dapat melihat lumba-lumba di pagi hari sekitar pukul 06.00 sampai 08.00 WITA, dengan menggunakan perahu tradisional nelayan yang ditopang oleh dua buah pilar besar yang memanjang di tiap sisinya.

Jika ingin mengikuti tur, pengunjung harus membayar terlebih dahulu sebesar Rp150 ribu untuk dewasa dan anak-anak Rp75 ribu belum termasuk dengan pajak. Biaya tersebut sudah termasuk perahu, pelampung keselamatan dan melihat lumba-lumba selama sekitar 1,5 jam.

Wisatawan juga dapat menikmati pengalaman turun dan bergelantungan di dua sisi perahu untuk berenang di laut ketika bertemu lumba-lumba.

Disarankan untuk menggunakan pakaian yang nyaman seperti kaos, baju renang dan sandal anti air karena wisatawan akan berada di tengah laut dan terciprat oleh air selama perjalanan bertemu lumba-lumba. Wisatawan juga akan turun dalam air di tepi pantai yang licin untuk naik ke atas perahu.

Bagi yang membawa anak-anak pastikan kondisinya sehat karena Bali Utara terkenal dengan udaranya yang dingin dan sejuk.

Gunakan tabir surya (sunscreen) agar kesehatan kulit tetap terjaga dari sinar matahari selama berada di tengah laut.

Semakin pagi berangkat, wisatawan juga akan melihat matahari terbit yang menambah keindahan dari pemandangan lumba-lumba bermain di sekitar Pantai Lovina. Apalagi posisinya berada di daerah yang dikelilingi oleh perbukitan hijau dengan langit yang cerah dan bersih bak lukisan.

Namun, wisatawan mesti bersabar karena lumba-lumba hanya dapat cepat muncul jika berada dekat dari pantai. Selain itu, lumba-lumba yang muncul tak melulu berjumlah tetap.

Dikarenakan hewan itu hidup berkelompok, wisatawan butuh keberuntungan untuk melihatnya dalam jumlah yang sangat banyak atau atraksi meloncat ke atas permukaan laut.

Dalam pengalaman ketika mengikuti Familiarization Trip (Famtrip) bertajuk "Hidden Bali: Serenity, Natureand Sustainability" yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata, pewarta ANTARA cukup beruntung karena dapat melihat langsung 7 lumba-lumba, dimana satu anaknya melakukan atraksi dengan riang seakan menyapa pengunjung yang datang.

Sementara Yetty mengaku pernah melihat kawanan lumba-lumba dalam jumlah yang sangat banyak layaknya anak-anak yang berangkat pergi ke sekolah.

Selama berkunjung, Yetty mengatakan wisatawan tidak boleh memberikan lumba-lumba makan agar mereka kebiasaan mandiri mencari makanan di laut tidak hilang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.