Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3.200 Indukan Nila Telah Disiapkan untuk Pembibitan di Rejang Lebong

📅 Rabu, 10 Des 2025, 23:05 WIB | Oleh:
3.200 Indukan Nila Telah Disiapkan untuk Pembibitan di Rejang Lebong Doc: Antara
Ket. Petugas Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu melakukan pelepasan indukan ikan nila di kolam Balai Benih Ikan (BBI) Dusun Baru Kecamatan Curup Selatan, Rabu, (10/12/2025).

Rejang Lebong - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyiapkan 3.200 ekor indukan ikan air tawar jenis nila untuk empat kolam pembibitan yang ada di wilayah itu.

"Distankan Rejang Lebong pada tahun ini melakukan pengadaan indukan ikan nila sebanyak 3.200 ekor. Indukan ikan nila ini disebar ke kolam pembibitan di empat Balai Benih Ikan atau BBI yang ada di Rejang Lebong," kata Kepala Distankan Rejang Lebong Suradi Ripai saat dihubungi di Rejang Lebong, Rabu.

Dia menjelaskan, pengadaan indukan ikan nila tersebut berasal dari APBD Kabupaten Rejang Lebong 2025 yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bibit ikan nila bagi pembubudidaya ikan tersebut di daerah itu.

Indukan nila ini, kata dia, telah mereka sebar di empat BBI milik Pemkab Rejang Lebong di antaranya BBI Dusun Baru dan BBI Rimbo Recap di Kecamatan Curup Selatan. Kemudian BBI Babakan Baru Kecamatan Bermani Ulu Raya serta ke BBI Blumai di Kecamatan Padang Ulak Tanding.

"Masing-masing BBI mendapat dua paket, yang mana satu paketnya berisi 400 ekor indukan ikan nila yang terdiri dari 100 ekor ikan jantan dan 300 ekor ikan betina. Selain setiap BBI juga mendapat bantuan pakan ikan seberat 1 ton," terangnya.

Dia menambahkan, indukan ikan nila yang dibagikan ke empat BBI itu sendiri merupakan indukan nila unggul asal Kabupaten Rejang Lebong tepatnya dari kawasan Blumai Kecamatan Padang Ulak Tanding.

Menurut Suradi, bila pengembangan indukan nila itu nantinya dapat berjalan maksimal maka satu ekor indukan betina bisa melakukan pemijahan setidaknya tiga kali dalam setahun. Di mana setiap satu kali pemijahan bisa menghasilkan 500 ekor anakan.

"Selain untuk memenuhi kebutuhan bibit, program ini juga untuk mendorong penerimaan PAD kita, karena dari penjualan bibit nanti kita akan mendapatkan PAD. Kita berharap indukan ini nantinya bisa menghasilkan bibit-bibit yang berkualitas sehingga bisa memenuhi kebutuhan bibit di Rejang Lebong," demikian Suradi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
BMKG Ungkap Puncak Kemarau ...
Olahraga
Cristiano Ronaldo dan Georg...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.