Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prajurit TNI Demi Rakyat Berjalan Terobos 20 Titik Longsor Antar Logistik di Sumut

📅 Selasa, 09 Des 2025, 20:19 WIB | Oleh:
Prajurit TNI Demi Rakyat Berjalan Terobos 20 Titik Longsor Antar Logistik di Sumut Doc: ANTARA/HO-Humas TNI
Ket. Personel TNI AD berjalan sambil menggotong genset dari Desa Parsingkaman melalui Aek Raisan dan Aek Mompang menuju Kelurahan Nauli, Sumatera Utara, Sabtu (6/12).

JAKARTA - Prajurit TNI AD berjalan kaki melewati 20 titik lokasi longsor demi mengantar logistik untuk korban bencana di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan Mabes TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (9/12), mengatakan prajurit berjalan kaki karena jalur darat terputus akibat tertimbun tanah longsor sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Selain itu, alasan lain TNI AD memilih metode jalan, yakni untuk menilai kondisi wilayah pascabencana sekaligus membuka akses jalur distribusi.

"Sebanyak 40 personel melaksanakan patroli sekaligus pendorongan awal logistik dengan berjalan kaki menuju Dusun Lapan Lombu, Kelurahan Nauli, Kecamatan Sitahuis, Sumatera Utara pada Sabtu tanggal 6 Desember," kata Agung.

Agung menjelaskan para prajurit berjalan kaki kurang lebih selama tiga jam dari Desa Parsingkaman melalui Aek Raisan dan Aek Mompang menuju Kelurahan Nauli.

Selama berjalan, para prajurit tidak hanya membawa logistik berupa kebutuhan pangan saja melainkan juga genset, obat-obatan hingga peralatan medis. Mereka melewati medan yang terjal dan licin lantaran mayoritas jalanan tertutup lumpur serta tanah liat.

20251209201554_IMG-20251208-WA0033.jpeg

Personel TNI AD membuat landasan helikopter atau landing zone di Kelurahan Nauli, Sumatera Utara, Sabtu (6/12). Antara/HO-Humas TNI

Sesampainya di Kelurahan Nauli, prajurit langsung memberikan bantuan kesehatan berupa obat-obatan.

Sedangkan, prajurit TNI AD yang lain langsung berupaya menyiapkan landasan (landing zone) yang layak agar helikopter bisa mendarat sambil membawa logistik dalam jumlah besar.

Dengan adanya landing zone di sana, Agung mengatakan TNI AD akan semakin mudah menyalurkan bantuan ke desa lain yang berada di sekitar Kelurahan Nauli.

"Landing zone tersebut mampu menjangkau tiga wilayah terdampak, yakni Desa Naga Timbul dengan jumlah penduduk sekitar 1.200 jiwa, Kelurahan Nauli sekitar 2.000 jiwa, dan Desa Mardame sekitar 1.100 jiwa," kata Agung.

Agung memastikan helikopter dari TNI AD akan terus hadir di landing zone itu untuk mengalirkan logistik dan kebutuhan lain yang diperlukan korban bencana. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Hati-hati Menerapkan Kembali Sistem Tinggal Kelas

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hati-hati Menerapkan Kembal...

Pejabat Eksekutif Netflix Doug Belgrad Kena PHK

33 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
Pejabat Eksekutif Netflix D...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Kebut...
Nasional
Tangani Karhutla, Kemenko P...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.