Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Banten Perkuat Antikorupsi Lewat Kerja Sama dengan KPK

📅 Selasa, 09 Des 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Banten Perkuat Antikorupsi Lewat Kerja Sama dengan KPK Doc: Antara
Ket. Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi bersama Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana menandatangani MoU pelaksanaan percontohan pembelajaran elektronik bagi ASN berintegritas dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Benteng Vredeburg, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/12).

Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat komitmen birokrasi bersih melalui pengawasan internal lewat program e-learning integritas bagi aparatur sipil negara (ASN) yang dikembangkan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Program ini menjadi percontohan nasional dalam mendorong pembelajaran antikorupsi yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi dalam keterangan yang diterima media di Kota Serang, Senin (8/12), menyatakan upaya digitalisasi pembelajaran integritas tersebut merupakan bagian dari komitmen membangun birokrasi bersih dan pelayanan publik profesional.

“ASN harus terus meningkatkan kapasitas, disiplin, dan integritas agar pelayanan publik semakin bersih dan profesional,” ujarnya.

Program bertajuk "E-Learning Petty Corruption: Integrity Ranger" itu dirancang untuk memperkuat pemahaman antikorupsi sejak level paling dasar. Melalui platform digital, pembelajaran dapat diakses lebih fleksibel oleh ASN di seluruh perangkat daerah.

Deden menegaskan penguatan integritas merupakan fondasi visi pembangunan Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah yang menargetkan birokrasi “Banten maju, adil merata, tidak korupsi." 

Ia menyebut langkah ini bukan hanya seremonial, tetapi bagian dari pembenahan sistem tata kelola pemerintahan.

Deden mewakili Pemerintah Provinsi Banten p hadir dalam Nota Kesepahaman (MoU) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berfokus pada pelaksanaan percontohan pembelajaran elektronik (e-learning) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berintegritas dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Benteng Vredeburg, Daerah Istimewa Yogyakarta, hari ini.

Sementara Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyatakan pemanfaatan teknologi merupakan strategi penting untuk mempercepat peningkatan kompetensi SDM aparatur yang menjadi indikator kunci dalam perbaikan lingkungan birokrasi di daerah.

“Ini adalah pembelajaran elektronik yang sudah disiapkan untuk memperkuat integritas. Kita semua adalah penjaga integritas sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Setyo juga menilai peningkatan kualitas SDM akan berdampak terhadap penilaian Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang menjadi tolok ukur keberhasilan upaya pencegahan korupsi. Karena itu, pendidikan integritas yang terstruktur perlu diperluas hingga ke level pemerintah daerah.

Pemprov Banten sebelumnya juga mengikuti beberapa agenda pendukung peluncuran platform tersebut, termasuk talkshow pemanfaatan e-learning sebagai media pembelajaran integritas dan workshop percontohan penerapannya di daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.