Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Layanan CKG Pemkot Serang Diperluas untuk Deteksi Dini Penyakit Warga

📅 Senin, 08 Des 2025, 13:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Layanan CKG Pemkot Serang Diperluas untuk Deteksi Dini Penyakit Warga Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanuddin, di Serang, Senin (8/12/2025).

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Provinsi Banten, memperluas jangkauan layanan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ke seluruh puskesmas, sekolah, dan lokasi aktivitas publik sebagai upaya deteksi dini penyakit di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanuddin, di Serang, Senin (08/12), mengatakan program ini menjadi instrumen vital untuk mengetahui faktor risiko kesehatan, khususnya penyakit tidak menular (PTM), sejak dini.

"CKG ini strategi utama kami untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat. Pemeriksaan dilakukan di puskesmas, sekolah, dan tempat berkumpulnya warga agar layanan mudah diakses semua lapisan masyarakat," katanya.

Hasanuddin menjelaskan, layanan CKG mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, skrining PTM lainnya, hingga edukasi kesehatan. Berdasarkan temuan di lapangan, kasus hipertensi menjadi salah satu yang terbanyak, di mana banyak warga baru menyadari kondisi tersebut setelah mengikuti pemeriksaan.

Menurut dia, jika tanda risiko ditemukan lebih awal, pencegahan dapat segera dilakukan agar tidak berkembang menjadi penyakit. Namun, jika penyakit sudah muncul, penanganan difokuskan pada pengendalian agar kondisi tidak memburuk.

"Kalau ada tanda-tanda risiko, kita cegah supaya tidak menjadi penyakit. Kalau penyakitnya sudah muncul, kita kendalikan agar tidak semakin parah," ujarnya.

Selain menyasar masyarakat umum, program CKG juga menyasar pelajar melalui pemeriksaan mata di sekolah. Siswa yang teridentifikasi mengalami gangguan penglihatan akan ditindaklanjuti dengan bantuan kacamata guna mendukung proses belajar mengajar.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Kota Serang mengapresiasi kinerja Puskesmas Walantaka dan Puskesmas Kilasah. Puskesmas Kilasah bahkan tercatat sebagai salah satu unit paling aktif dan menerima penghargaan kategori pelayanan CKG terbaik.

Hasanuddin menambahkan, saat ini pihaknya masih memfinalisasi verifikasi data kesehatan hingga bulan Desember untuk memastikan akurasi sebelum dirilis secara resmi. Ia pun mengimbau masyarakat untuk proaktif memanfaatkan layanan gratis ini.

"Semakin cepat diperiksa, semakin cepat kita bisa mengambil tindakan. Deteksi dini adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Serang," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah Didesak Benahi K...
Nasional
UMKM Perlu Maksimalkan Mome...
Nasional
RUU Hak Cipta Diharapkan Li...

Jepang-Inggris Fokus Energi Terbarukan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Jepang-Inggris Fokus Energi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.