Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bunga Langka Titan Arum Ditemukan Mekar di Perkebunan Sawit Kotawaringin Timur

📅 Senin, 08 Des 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Bunga Langka Titan Arum Ditemukan Mekar di Perkebunan Sawit Kotawaringin Timur Doc: ANTARA/HO-Bidang Konservasi PT Mustika Sembuluh 3
Ket. Salah satu bunga bangkai Titan Arum yang di temukan di area perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (7/12).

SAMPIT, KALIMANTANG TENGAH - Bunga bangkai diduga jenis Titan Arum yang tergolong sangat langka ditemukan di area perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan jumlah empat tumbuhan berukuran 1-2 meter.

“Memang benar dan ini merupakan yang kedua kalinya di Kalimantan Tengah. Pertama di Kotawaringin Barat dan yang terbaru ini di wilayah Mustika Sembuluh,” kata Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah di Sampit, Senin (8/12).

Keempat tumbuhan tersebut ditemukan di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Mustika Sembuluh 3 yang beroperasi di wilayah Kotim dan Seruyan.

Penemuan ini sempat menghebohkan pekerja kebun dan warga sekitar karena dinilai sebagai sesuatu yang luar biasa, sehingga mendokumentasikan dan menyebarkan melalui media sosial.

Bahkan sebagai tindakan perlindungan awal, pihak perusahaan telah berinisiatif memagari lokasi bunga-bunga raksasa tersebut dengan kayu untuk menjauhkan dari tangan-tangan jahil.

Muriansyah mengonfirmasi penemuan tersebut dan mencatat ini adalah penemuan tumbuhan dengan nama ilmiah Amorphophallus titanum yang kedua di Kalteng.

Meskipun penemuan serentak empat bunga ini terasa sensasional, menurutnya, kemunculan Titan Arum di area tersebut bukanlah hal baru.

“Menurut pihak perusahaan dan warga, kemunculan bunga langka ini sudah terjadi lima kali dalam 10 tahun terakhir. Tumbuhnya terpisah dan tidak di lokasi yang sama,” ujarnya.

Siklus kemunculannya juga relatif konsisten, yaitu sekitar dua tahun sekali. Empat Titan Arum yang ditemukan kali ini dilaporkan berada dalam kondisi sehat dan tegak.

Aroma kuat khas bangkai yang telah dikeluarkan menunjukkan bahwa bunga-bunga ini sedang berada dalam fase aktif.

Muriansyah mengapresiasi upaya pihak perusahaan untuk mengamankan bunga bangkai tersebut. Langkah ini dinilai krusial karena lokasinya mudah dijangkau dan berisiko dirusak oleh pengunjung.

Titan Arum dikenal sebagai salah satu bunga tunggal terbesar di dunia. Saat mencapai mekar penuh, tingginya bisa mencapai 2 hingga 3 meter, dan bau bangkainya berfungsi untuk menarik penyerbuk, seperti lalat dan kumbang.

“Kami berencana observasi. Perlu memastikan kondisi bunga dan habitatnya. Kalau memang bunga bangkai jenis Amorphophallus titanum, jenis itu, termasuk tumbuhan yg dilindungi undang-undang,” ucap Muriansyah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.