Tinggalkan Kebergantungan Komoditas, Papua Bidik Ekonomi Kreatif sebagai Mesin Baru Pertumbuhan
📅 Minggu, 07 Des 2025, 23:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara.
JAYAPURA – Diversifikasi ekonomi daerah menjadi strategi krusial untuk memperkuat ketahanan pembangunan di tingkat lokal.
Ketergantungan pada satu atau dua sektor membuat daerah rentan terhadap gejolak harga komoditas, perubahan iklim, hingga perlambatan ekonomi global.
Dengan memperluas basis ekonomi—mulai dari industri kreatif, pariwisata, UMKM berbasis teknologi, hingga sektor jasa modern—daerah dapat menciptakan sumber pertumbuhan baru yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Selain itu, diversifikasi mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih beragam, memperluas pendapatan asli daerah, dan meningkatkan daya saing regional.
Pada akhirnya, ekonomi yang terdistribusi ke berbagai sektor memungkinkan daerah lebih adaptif menghadapi disrupsi dan lebih cepat pulih dari tekanan ekonomi eksternal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menetapkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah di mana kebijakan ini sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan.
Penjabat Sekda Papua Christian Sohilait di Jayapura, Minggu (7/12), mengatakan, selain itu dengan sektor tersebut bisa membuka peluang usaha berbasis potensi lokal.
"Papua memiliki kekayaan alam dan budaya yang menjadi modal strategis untuk dikembangkan secara berkelanjutan sehingga potensi ini harus dikembangkan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Christian, oleh sebab itu semua harus bergerak bersama agar penguatan destinasi wisata, peningkatan kapasitas kelompok sadar wisata, serta penjaminan keamanan bagi wisatawan.
“Langkah-langkah ini merupakan bagian penting dari strategi pemerintah dalam mendorong sektor non-tambang. Keindahan alam, keramahan masyarakat, dan kekayaan budaya adalah kekuatan besar untuk menarik wisatawan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk itu pada 2026 semua fokus pada, penguatan kelembagaan pariwisata karena menjadi prioritas agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di kampung-kampung dan wilayah pesisir.
"Selain pariwisata, Pemprov Papua juga menaruh perhatian besar pada hilirisasi sektor pertanian dan perikanan sebagai strategi peningkatan nilai tambah ekonomi daerah," katanya.
Dia menambahkan, potensi tersebut harus diolah dengan pendekatan penciptaan nilai tambah agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Investasi di sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi biru harus terus didorong agar produk lokal memiliki daya saing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!