Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rawan Bencana, Polres Cianjur Tak Rekomendasikan Jalur Alternatif Puncak II Dilalui Kendaraan saat Libur Akhir Tahun

📅 Minggu, 07 Des 2025, 19:05 WIB | Oleh:
Rawan Bencana, Polres Cianjur Tak Rekomendasikan Jalur Alternatif Puncak II Dilalui Kendaraan saat Libur Akhir Tahun Doc: antara foto
Ket. Kasatlantas Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto di Cianjur Minggu (7/12).

CIANJUR - Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, tidak merekomendasikan jalur alternatif Puncak II untuk dilalui kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru 2025 karena berbagai alasan, termasuk rawan bencana, kondisi jalan berlubang dan minim penerangan.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto di Cianjur Minggu (7/12), mengatakan pihaknya tidak merekomendasikan jalur Puncak II sebagai jalur alternatif setelah melakukan survei langsung bersama dinas terkait seperti Dishub Cianjur, BPBD Cianjur dan Satpol PP Cianjur.

"Kami menemukan masih banyak titik rawan longsor yang menutup landasan jalan serta jalur menyempit di sejumlah titik serta jalan berlubang sehingga menyulitkan pengendara untuk melintas," katanya.

Pihaknya mencatat masih banyak tebing rawan longsor yang belum mendapat penanganan hingga tuntas, sehingga dapat memicu terjadinya longsor susulan ketika hujan turun deras dengan intensitas tinggi.

Meski sudah terpasang lampu penerangan jalan umum, namun jumlahnya masih minim, sehingga rawan saat dilalui kendaraan pendatang atau wisatawan terutama pada malam hari, termasuk di sejumlah titik masih ditemukan jalan dengan kondisi rusak.

"Untuk penerangan jalan sudah ada setelah kami memberikan masukan pada survei awal tahun atau tepatnya saat Operasi Ketupat 2025, namun jumlah minim sekitar sampai 3 unit di setiap 2 kilometer," katanya.

Pihaknya merekomendasikan jalur Jonggol sebagai jalur alternatif saat terjadi antrean panjang di jalur Puncak pada saat libur panjang Natal dan Tahun baru 2026, karena dinilai layak dilalui kendaraan pendatang yang hendak kembali ke kota asal.

"Kami merekomendasikan jalur Jonggol sebagai alternatif saat terjadi antrean panjang di Jalur Puncak, namun pengendara diminta berhati-hati dan waspada terutama saat hujan turun deras," katanya.

Dia menegaskan pengendara diminta berhati-hati dan waspada saat melintas di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur, karena rawan terjadi bencana alam termasuk pohon tumbang mulai dari kawasan Puncak, Cipanas, Cugenang hingga Haurwangi perbatasan Cianjur-Bandung Barat.

"Termasuk jalur selatan Cianjur rawan terjadi bencana alam longsor mulai dari Jalan Raya Cibeber sampai Naringgul perbatasan Cianjur-Bandung dan Agrabinta perbatasan Cianjur-Sukabumi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.