Piala Dunia 2026 Dapat Disaksikan Gratis melalui TVRI
📅 Selasa, 30 Des 2025, 01:40 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/FAJAR SATRIYO
JAKARTA - Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) memastikan akan menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 secara penuh dan gratis bagi masyarakat Indonesia. Seluruh laga turnamen sepak bola empat tahunan itu dapat disaksikan melalui siaran terestrial atau Free to Air (FTA).
Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di lobi Gedung Pusat Operasi (GPO) LPP TVRI, Jakarta, Senin (29/12). Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, hadir bersama Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI, Usman Kansong.
Iman Brotoseno menyatakan, TVRI telah ditetapkan sebagai pemegang hak siar tunggal Piala Dunia 2026 untuk wilayah Indonesia. Seluruh pertandingan akan disiarkan melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.
“TVRI mendapat mandat untuk menghadirkan siaran Piala Dunia 2026 yang dapat diakses seluruh masyarakat Indonesia. Ini sejalan dengan fungsi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik,” ujar Iman.
Dia menjelaskan, perolehan hak siar Piala Dunia 2026 melalui proses yang panjang dan melibatkan berbagai tahapan. Hak siar tersebut diperoleh sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pelayanan publik TVRI, khususnya dalam menyediakan tayangan olahraga berskala internasional yang dapat dijangkau masyarakat luas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Piala Dunia 2026 akan diikuti 48 tim dan menyajikan total 104 pertandingan. Seluruh laga tersebut akan disiarkan secara terestrial, baik secara berurutan (back to back) maupun bersamaan (simultan). Jadwal siaran direncanakan berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 01.00 WIB, dari 11 Juni sampai 19 Juli 2026.
TVRI juga mengantongi hak siar secara menyeluruh, termasuk penayangan langsung (live), siaran tunda (live delay), serta tayangan ulang (re-run) selama 39 hari penyelenggaraan turnamen.
“Masyarakat dapat menonton Piala Dunia melalui siaran FTA atau terestrial dengan menggunakan antena. Untuk penayangan melalui platform lain atau layanan OTT akan mengikuti kebijakan masing-masing operator,” ujar Iman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan cakupan siaran terestrial, TVRI menargetkan distribusi siaran dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Pemerintah juga membuka peluang penyelenggaraan kegiatan nonton bersama (nobar) di sejumlah daerah dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selain penayangan pertandingan, TVRI berencana memanfaatkan periode Piala Dunia 2026 untuk menyiarkan program-program pendukung yang bersifat informatif dan edukatif. Langkah ini diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara fungsi hiburan dan peran TVRI sebagai media pelayanan publik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!