Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Rob Jakarta, 23 RT dan 2 Ruas Jalan di Jakut dan Kep Seribu Terendam

📅 Sabtu, 06 Des 2025, 15:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Rob Jakarta, 23 RT dan 2 Ruas Jalan di Jakut dan Kep Seribu Terendam Doc: BPBD Jakut
Ket. Banjir rob menggenagi ruas Jalan RE Martadinata, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025).

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 23 RT dan dua ruas jalan tergenang di Kota Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu terdampak banjir rob pada Sabtu (6/12) siang.

"Ada 23 RT dan dua ruas jalan yang tergenang banjir rob di Jakarta pada Sabtu siang," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Sabtu.

Dia merinci dari 23 RT yang tergenang, 6 RT berada di Jakarta Utara, yaitu 3 RT di Kelurahan Pluit dengan ketinggian air 25-60 sentimeter (cm) dan 3 RT di Kelurahan Marunda dengan ketinggian 25-35 cm.

Sedangkan, ruas jalan yang tergenang, yakni Jalan RE Martadinata, di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, dan di Jalan Lodan Raya, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan dengan ketinggian air 20-25 cm, dan saat ini dalam penanganan petugas.

Sementara itu, di Kepulauan Seribu, terdapat 17 RT yang tergenang, yaitu 4 RT di Kelurahan Pulau Tidung dengan ketinggian air 10 cm, 3 RT di Kelurahan Pulau Harapan dengan ketinggian air 10-20 cm, 4 RT di Pulau Panggang dengan ketinggian air 30 cm, 3 RT di Kelurahan Pulau Pari dengan ketinggian air 10-30 cm dan 3 RT di Kelurahan Pulau Kelapa dengan ketinggian air 20-25 cm.

"Saat ini, semua dalam penanganan petugas," tutur Yohan.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir (rob) pada 1-10 Desember 2025 akibat fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fenomena fase bulan purnama dan perigee (supermoon), sehingga berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Kondisi tersebut juga menyebabkan kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan sehingga berstatus Bahaya atau Siaga 1 pada Sabtu pagi pukul 09.00 WIB dan terjadinya genangan di sejumlah wilayah Jakarta.

Merespons situasi tersebut, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujar Yohan.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 16 RT dan satu ruas jalan tergenang di Kota Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu akibat banjir rob pada Sabtu pagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.