Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taiwan Pamerkan Teknologi Manufaktur Cerdas untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

📅 Jumat, 05 Des 2025, 09:54 WIB | Oleh:
Taiwan Pamerkan Teknologi Manufaktur Cerdas untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia Doc: Istimewa
Ket. Pembukaan paviliun Taiwan Smart Manufacturing Pavilion di pameran Manufacturing Indonesia 2025, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/12).

JAKARTA – Taiwan menegaskan ambisi sebagai pemimpin teknologi manufaktur cerdas melalui kehadiran Taiwan Smart Manufacturing Pavilion di pameran Manufacturing Indonesia 2025 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran pada tanggal 3–6 Desember 2025.

Mengusung inovasi berbasis smart machinery, automasi, dan teknologi berkelanjutan, paviliun ini menghadirkan lebih dari 30 perusahaan terkemuka yang menampilkan solusi mutakhir untuk kebutuhan industri manufaktur Indonesia.

Ragam teknologi yang diperkenalkan mencakup mesin perkakas presisi, sistem pneumatik dan hidrolik, kontrol gerak, komputer industri AIoT, solusi manufaktur hijau, hingga mesin otomasi hemat energi. Seluruhnya dirancang untuk mendukung peningkatan efisiensi, produktivitas, dan daya saing industri manufaktur modern.

Pembukaan paviliun turut diisi konferensi pers yang menghadirkan lima perusahaan unggulan Taiwan: HIWIN, ELITE AIR, C&T Solution, KEYARROW, dan KING NICE. Mereka memperkenalkan inovasi terbaru mulai dari precision motion control, kompresor udara hemat energi, edge AI computing untuk kendaraan listrik (EV), perlindungan mesin, hingga manajemen coolant berbasis ESG. First Machinery Trade Co. (FMTC), salah satu distributor mesin terbesar di Indonesia, juga menyoroti keberhasilan implementasi teknologi Taiwan dalam meningkatkan performa manufaktur nasional.

HIWIN menjadi salah satu pusat perhatian melalui peluncuran Seri Robot Cartesian serta robot sumbu tunggal KH, KHM, dan KHT yang mengedepankan presisi tinggi, fleksibilitas, dan kemudahan integrasi otomasi. Robot Cartesian tampil dengan desain modular, kompatibel untuk ruang bersih, serta dilengkapi simulasi offline HRSim untuk pengaturan cepat. Di sisi lain, Seri KH menawarkan penggerak sabuk waktu berkecepatan tinggi, sedangkan KHM mengusung rangka aluminium ringan dan KHT menghadirkan kekakuan torsi lebih baik untuk kebutuhan instalasi ringkas.

“Pada pameran kali ini, kami membawa lini produk terbaru langsung dari Taiwan, salah satunya i4.0BS Intelligent 4.0 Ballscrew,” ujar Zack Chen, Sales Representative HIWIN.

“HIWIN i4.0BS dirancang untuk manufaktur 4.0 dengan kemampuan pemantauan kondisi mesin secara real-time serta mendukung predictive maintenance. Solusi ini membantu pabrikan di Indonesia meningkatkan efisiensi, memperpanjang usia mesin, dan menekan biaya perawatan,” tambahnya.

Selama pameran, Taiwan Smart Manufacturing Pavilion juga menggelar seminar kolaboratif bersama Aspira Sekawan Prima dan Omega Taiyo Teknologi mengenai penerapan teknologi manufaktur cerdas di berbagai sektor industri. Program Agent Tour bersama Jaya Metal Teknika memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk melihat lebih dekat solusi Taiwan yang telah diaplikasikan secara nyata di pasar. Pengunjung pun dapat berpartisipasi dalam Smart Factory Challenge dan berpeluang memenangkan tiket pulang-pergi Jakarta–Taipei.

Dukungan terhadap Transformasi Industri 4.0

Sektor manufaktur tetap menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusi 18,5 persen terhadap PDB dan menyerap hampir 18 juta tenaga kerja. Nilai tambah industrinya diperkirakan mencapai USD 216,6 miliar pada 2025. Pemerintah mendorong percepatan industri melalui roadmap Making Indonesia 4.0, salah satunya melalui pengembangan EV, industri baterai, dan automasi untuk memenuhi kebutuhan mesin dan teknologi energi efisien.

Dengan pengalaman lebih dari enam dekade serta ekosistem supply chain yang kuat, Taiwan menawarkan solusi manufaktur cerdas yang terukur dan aplikatif untuk mendukung agenda transformasi industri Indonesia.

Kehadiran Taiwan di Manufacturing Indonesia 2025 menegaskan komitmennya dalam membangun kolaborasi teknologi dengan Indonesia. Melalui inovasi berkelanjutan dan solusi yang relevan bagi kebutuhan industri modern, kedua pihak berupaya bersama menciptakan masa depan manufaktur global yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Warung Pangan Diperkuat unt...
Luar Negeri
Persaingan di LTS Bayangi P...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.