Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Gelar Link and Match, IKM Naik Kelas Jadi Pemasok APM Otomotif

📅 Rabu, 03 Des 2025, 08:43 WIB | Oleh: Tim Redaksi


Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita menyampaikan, Ditjen IKMA berupaya menjembatani IKM komponen otomotif untuk dapat bertemu dengan suplier Agen Pemegang Merek (APM) melalui program Link and Match. Kegiatan ini telah dijalankan secara rutin oleh Ditjen IKMA bersama Astra Group dan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) sejak 2017.


“Hasil kolaborasi Ditjen IKMA bersama Astra Group dan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) sepanjang tahun 2022-2024 menghasilkan 131 Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara 47 APM tier 1 dengan 107 IKM,” katanya.


Reni berharap, IKM peserta Link and Match 2025 dapat aktif menjalin komunikasi dengan supplier APM dan industri besar sehingga jalan kolaborasi akan semakin terbuka. Menurut Reni, dengan terjalinnya kemitraan antara industri besar dan APM dengan IKM ini, tentunya akan memberikan kepastian akses pasar bagi produk IKM di industri otomotif dalam negeri yang berkelanjutan. 


“Program Link and Match ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk impor serta meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan menjadi sarana pertukaran informasi mengenai teknologi permesinan, peningkatan kemampuan SDM, serta manajemen mutu maupun peluang pasar,” kata Reni


Sebelumnya, dalam rangkaian kegiatan Link and Match 2025 pada 19 November 2025, sebanyak  24 APM Tier 1 dengan 33 IKM juga telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Selain itu, Kemenperin juga memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang berperan aktif dalam pengembangan IKM, serta penghargaan kepada industri besar yang konsisten dalam melakukan kemitraan rantai pasok IKM komponen otomotif selama tiga tahun berturut-turut, serta penghargaan atas inovasi dalam pengembangan produk substitusi impor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.