Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KDM Soroti Oknum Pengusaha yang Sengaja “Tampil Buruk” untuk Hindari Pajak

📅 Rabu, 03 Des 2025, 08:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
KDM Soroti Oknum Pengusaha yang Sengaja “Tampil Buruk” untuk Hindari Pajak Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Bupati Dony Ahmad Munir saat berada di Kawasan Industri Dwipapura Cimanggung, Sumedang pada Selasa (2/12/2025)

SUMEDANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti perilaku oknum pelaku usaha yang sengaja berpura-pura menampilkan lapaknya secara buruk sebagai upaya menghindari kewajiban pajak.

“Banyak pedagang yang ingin menghindari pajak dengan berpura-pura memiliki lapak yang jelek, padahal rumah atau aset keluarganya sangat mewah. Saya sering menemukan kasus seperti itu,” ujarnya di Sumedang, Selasa (02/12).

Ia menambahkan bahwa praktik serupa juga terlihat pada pedagang yang sebenarnya memiliki omzet besar, namun tetap memanfaatkan fasilitas untuk kalangan usaha kecil

“Ada pedagang besar yang menjual bakso seharga Rp25 ribu per porsi, tetapi masih memakai LPG (liquefied petroleum gas) 3 kilogram untuk produksi. Padahal dengan harga Rp25 ribu, keuntungan per porsi bisa mencapai Rp15 ribu,” tambahnya.

Dedi menegaskan bahwa pengamatan tersebut berangkat dari pengalamannya dalam membina banyak pedagang yang membuatnya memahami bagaimana sebagian pelaku usaha memanfaatkan celah untuk meraih fasilitas yang sebenarnya tidak lagi sepadan dengan skala usahanya.

Dirinya meyakini bahwa perkembangan industri hanya dapat bergerak ke arah yang lebih dewasa ketika para pelaku usaha bertanggung jawab dan transparan dalam memahami realitas di lapangan sesuai porsi.

"Saya meyakini industri akan berkembang baik bila kita tidak mendramatisasi persoalan, namun realitas beberapa di antara kita banyak yang mendramatisasi hal-hal sederhana dan merasa dirinya tidak mampu, padahal ia mampu," jelasnya.

Kepatuhan fiskal dan tanggung jawab pelaku usaha dinilai menjadi kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang terus menguat sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga meminta para pedagang agar dapat memerhatikan aspek kenyamanan, terutama dalam hal kebersihan toilet, estetika lapak, pelayanan yang adil, serta kebersihan meja dan kursi guna membuat kesan positif dari para pengunjung. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.