Dukung NZE 2060, PLN UID Jakarta Raya Dorong Pengelolaan Sampah Biomassa Jadi Energi Bersih
📅 Rabu, 03 Des 2025, 16:32 WIB | Oleh: Diapari S
Doc: PLN UID Jaya
JAKARTA – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya terus berinovasi dalam mendukung program Net Zero Emission (NZE) 2060 melalui pengelolaan sampah biomassa menjadi energi bersih.
Sebanyak 8,3 ton sampah biomassa berupa daun dan ranting dari bantaran Sungai Ciliwung serta unit-unit PLN di wilayah Jakarta Raya telah diolah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) menggunakan Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS).
BBJP ini dimanfaatkan sebagai pengganti sebagian batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) melalui proses co-firing. Pengantaran BBJP ke PLTU Lontar telah dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu pada tahun 2023, 2024, dan 2025. Pada tahun 2025, PLN UID Jakarta Raya berhasil mengirimkan 2 ton BBJP ke PLTU Lontar. Upaya ini tidak hanya mengurangi sampah biomassa yang berpotensi mencemari lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 3.154 ton CO₂eq.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi PLN 2.0 pada pilar NZE, sekaligus mendukung program strategis pemerintah terkait pengelolaan sampah dan energi terbarukan. Program ini juga memperkuat sinergi antara PLN Subholding dan masyarakat, mendukung komitmen perusahaan terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG), serta meningkatkan citra perusahaan sebagai pelopor energi bersih.
Dalam kesempatan ini, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan:
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pengelolaan sampah biomassa menjadi BBJP bukan hanya solusi energi, tetapi juga langkah nyata untuk menjaga lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi yang kami lakukan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung target Net Zero Emission,” ujar Andy Adcha, Rabu (3/11).
Andy Adcha juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan program ini:
“Keberhasilan pengiriman BBJP ke PLTU Lontar adalah bukti bahwa sinergi antara PLN dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif. Kami akan terus mengembangkan program ini agar semakin banyak sampah biomassa yang diolah menjadi energi bersih,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui program ini, PLN UID Jakarta Raya berharap dapat memberikan alternatif pengelolaan sampah biomassa yang ramah lingkungan, mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta mendukung pengurangan emisi GRK dari sektor waste. Upaya ini menjadi bagian dari perjalanan menuju NZE 2060, sekaligus wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung keberlanjutan energi di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!