Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantul Perkuat Ekosistem Koperasi Desa Lewat Model HUB Sekunder

📅 Rabu, 03 Des 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Bantul Perkuat Ekosistem Koperasi Desa Lewat Model HUB Sekunder Doc: dok. Pemkab Bantul

BANTUL - Untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi desa, Kementerian Koperasi dan UKM bersama DKUKMPP Kabupaten Bantul mengadakan Sharing Session Penguatan Ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berbasis HUB sekunder. Kegiatan yang dipusatkan di Ingkung Kuali Pusat, Bantul, ini menghadirkan 44 pengurus KDKMP dari berbagai desa dan kelurahan untuk mengikuti diskusi dan pengembangan kapasitas.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul, Fenty Yusdayati, yang juga Ketua Satgas Percepatan Pembentukan KDKMP Kabupaten Bantul, menekankan perlunya keselarasan pandangan mengenai peran koperasi dalam pembangunan ekonomi lokal.

“Kita samakan persepsi kita, koperasi itu dibutuhkan untuk menguatkan pertumbuhan ekonomi di desa. Jadi kami sudah melakukan pembinaan-pembinaan dalam rangka meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota koperasi,” ujarnya.

Fenty menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten terus mendorong penguatan koperasi sekunder agar mampu mengonsolidasikan beragam potensi desa. Menurutnya, lembaga tersebut tidak hanya mengelola kebutuhan dasar seperti sembako, tetapi juga berperan memperkuat rantai pasok pangan lokal, mendukung produksi UMKM, dan membuka akses pasar yang lebih luas. Dengan ekosistem yang solid, koperasi diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi desa yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Ia menambahkan bahwa forum sharing session menjadi sarana strategis bagi pengurus KDKMP untuk berbagi pengalaman, merumuskan solusi atas kendala di lapangan, serta menyampaikan kebutuhan pendampingan kepada para pemangku kepentingan. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi dasar dalam menyusun upaya penguatan koperasi ke depan.

Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha pada Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM, Cecep Setyawan, dalam paparannya menyebutkan bahwa dunia usaha kini berada dalam dinamika yang semakin menantang.

“Perkembangan teknologi yang sangat cepat, perubahan pasar global, serta tuntutan efisiensi membuat koperasi harus lebih adaptif, inovatif, dan memiliki jejaring bisnis yang kuat,” ungkapnya.

Cecep menambahkan bahwa pemerintah tengah memperkuat sektor koperasi melalui sejumlah kebijakan strategis, termasuk Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Salah satu terobosan yang didorong adalah pengembangan model koperasi berbasis HUB sekunder, yang dirancang sebagai pusat kolaborasi, agregasi, dan akselerasi bisnis antar-koperasi.

“Model ini diharapkan mampu memperkuat koperasi primer di wilayah sekitarnya dengan menyediakan layanan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada pengembangan usaha,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan usaha koperasi, menjaring masukan dari berbagai pihak, dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, pengurus KDKMP, serta mitra swasta. Melalui pendekatan HUB sekunder, KDKMP diharapkan mampu membangun rantai usaha yang lebih kuat, meningkatkan daya saing, dan memperluas jangkauan layanan ekonomi bagi masyarakat desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.