Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Ibu-ibu Ngamuk ke Tim SAR, Basarnas Memaklumi dan Jelaskan Prioritas

📅 Selasa, 02 Des 2025, 18:05 WIB | Oleh:
Viral Ibu-ibu Ngamuk ke Tim SAR, Basarnas Memaklumi dan Jelaskan Prioritas Doc: ANTARA/Sean Filo Muhamad
Ket. Tangkapan layar - video viral yang menunjukkan masyarakat mengamuk kepada personel Basarnas yang tengah bertugas.

JAKARTA - Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Edy Prakoso mengatakan pihaknya bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dalam melakukan evakuasi terhadap korban bencana alam.

Hal tersebut diungkapkannya dalam menanggapi video viral seorang ibu yang mengamuk kepada sejumlah personel tim SAR yang tengah bertugas, dan dinilai hanya mondar-mandir tanpa melakukan sesuatu.

"Mereka juga ada tugas harus mengevakuasi, sementara dalam mengevakuasi ini, kita juga ada prioritas-prioritas. Mana sih kelompok-kelompok rentan, ibu-ibu, anak-anak, bayi, dan lain sebagainya," kata Edy di Dermaga Inggom, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (2/12).

Edy menjelaskan tidak semua masyarakat memahami pekerjaan tim SAR yang terlihat seperti wira-wiri, namun sejatinya tengah melakukan tugas evakuasi yang menjadi prioritas.

Meski demikian, ia memaklumi adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, hal tersebut wajar terjadi, terlebih dalam situasi genting seperti saat bencana.

"Orang kalau sudah seperti itu, untuk berpikir sehat ya agak susah. Muncul bagaimana dia untuk mempertahankan diri, bagaimana dia untuk bisa hidup," ujarnya.

Edy melanjutkan pihaknya juga sering mendapat tekanan dari kerabat korban yang jasadnya belum ditemukan dalam sebuah bencana.

"Jadi kita juga memahami. Makanya dalam kita menangani korban itu juga harus kita lihat secara fisiologis. Misalnya orang yang keluarganya masih dalam pencarian, terus kita enggak bisa lanjut. Misalnya kejadian malam, kita punya aturan, punya SOP, karena kan keselamatan tim juga harus dijaga," paparnya.

"Kan masyarakat kadang-kadang tidak mau tahu. 'Pokoknya cari malam ini!', kan justru akan mengorbankan tim kita juga. Tapi ada upaya yang kita laksanakan, pemantauan, kemudian kita sebar di titik-titik, mungkin di sebelah sana ada jembatan, kita komunikasi sama masyarakat yang berada di bawah untuk pemantauan. Siapa tahu ada korban, yang terbawa arus ke sana, kan begitu. Itu yang harus kita sampaikan." tutur Edy Prakoso.

Diketahui, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga menyampaikan protes kepada petugas Basarnas karena diduga lambat membantu seorang korban yang sedang sakit.

Ketegangan sempat muncul setelah seorang perempuan menyuarakan keberatannya kepada tim penyelamat yang tengah bertugas di lokasi banjir.

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seorang warga yang mempersoalkan respons petugas. Ia menilai tim Basarnas tidak segera menangani warga yang membutuhkan pertolongan medis segera. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.