Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inflasi Jinak, Ekonomi Kian Perkasa: Airlangga Klaim RI Siap Tancap Gas di Akhir 2025

📅 Selasa, 02 Des 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inflasi Jinak, Ekonomi Kian Perkasa: Airlangga Klaim RI Siap Tancap Gas di Akhir 2025 Doc: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar.
Ket. Ilustrasi-Dua warga berjalan di dekat stan pegadang di Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA – Pemerintah optimistis kinerja ekonomi Indonesia akan semakin menguat memasuki akhir 2025, seiring perbaikan permintaan domestik, stabilnya inflasi, dan menguatnya investasi di sektor strategis.

Penyerapan anggaran yang lebih efektif, pembangunan infrastruktur yang berlanjut, serta ekspansi industri berbasis hilirisasi menjadi pendorong utama.

Meski demikian, prospek tersebut tetap dibayangi risiko eksternal, seperti moderasi ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas.

Konsistensi kebijakan fiskal–moneter dan penguatan daya saing menjadi kunci agar momentum pemulihan dapat terjaga dan pertumbuhan berada di jalur yang berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai kinerja ekonomi kian menguat memasuki akhir 2025.

Penilaiannya merujuk pada tiga indikator makro yang dirilis pada Senin (1/12), yakni inflasi November yang tetap terkendali, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang melanjutkan ekspansi, serta surplus neraca perdagangan yang terus berlanjut hingga 66 bulan berturut-turut.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/12), Airlangga merinci inflasi November 2025 tercatat 2,72 persen (yoy), masih berada dalam rentang sasaran 2,5±1 persen.

Peredaan tekanan harga terutama didorong penurunan inflasi volatile food menjadi 5,48 persen (yoy) dari 6,59 persen pada Oktober. Inflasi inti juga stabil di level 2,36 persen (yoy) yang mencerminkan ekspektasi inflasi masyarakat tetap terjaga dan efektivitas sinergi kebijakan moneter serta fiskal.

Secara bulanan, inflasi November dipengaruhi kenaikan harga emas perhiasan dan tarif angkutan udara.

Emas perhiasan mengalami inflasi 3,99 persen (mtm) dengan andil 0,08 persen, sementara tarif angkutan udara naik 6,02 persen (mtm), pola yang secara historis memang meningkat pada periode November.

"Paket stimulus ekonomi berupa program diskon tarif transportasi yang akan diterapkan pada Desember diharapkan dapat menurunkan kembali tarif angkutan udara. Kebijakan ini diharapkan efektif dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong peningkatan mobilitas," ujar Airlangga.

Harga pangan pada November dipengaruhi kenaikan bawang merah dan sejumlah sayuran akibat curah hujan tinggi. Namun beberapa komoditas seperti daging ayam ras, cabai merah, dan telur ayam mulai turun harga.

Beras bahkan mencatat deflasi 0,59 persen (mtm), lebih dalam dibanding periode sebelumnya, didorong intervensi pemerintah melalui Bantuan Pangan kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta Gerakan Pasar Murah dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan.

Dari sisi eksternal, neraca perdagangan kembali mencatat surplus 2,39 miliar dolar AS pada Oktober 2025. Capaian tersebut didorong oleh nilai ekspor sebesar 24,24 miliar dolar AS, yang lebih tinggi dari impor yang sebesar 21,84 miliar dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.