Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OpenAI Mulai Selipkan Iklan di ChatGPT? Pengguna Kebanjiran Respons Promosi

📅 Senin, 01 Des 2025, 19:45 WIB | Oleh:
OpenAI Mulai Selipkan Iklan di ChatGPT? Pengguna Kebanjiran Respons Promosi Doc: Independent
Ket. OpenAI akan memperkenalkan iklan ke ChatGPT, tiga tahun setelah peluncuran chatbot AI

JAKARTA - OpenAI mulai menampilkan konten bergaya iklan di ChatGPT dan memantik diskusi panas di kalangan pengguna mengenai arah baru platform kecerdasan buatan tersebut. Beberapa pengguna melaporkan munculnya rekomendasi produk dan tautan komersial ketika mereka mengajukan pertanyaan tertentu.

Pengguna menyadari adanya konten sponsor setelah ChatGPT memberikan jawaban yang menyertakan ajakan untuk mencoba layanan pihak ketiga. Mereka juga melihat beberapa respons yang tampak seperti promosi halus dari brand tertentu.

"ChatGPT baru saja menyarankan saya mencoba layanan keuangan tertentu, dan itu terasa seperti iklan," ungkap salah satu pengguna dalam unggahan di X, yang kemudian menjadi viral.

Beberapa pengguna menilai langkah ini sebagai tanda bahwa OpenAI mulai mencari sumber pendapatan tambahan di luar langganan ChatGPT Plus dan kemitraan korporasi. Namun mereka juga khawatir pengalaman menggunakan layanan akan berubah dan jadi kurang netral.

Juru bicara OpenAI menyebutkan bahwa konten tersebut masih dalam tahap pengujian terbatas dan belum menjadi fitur permanen. Mereka menegaskan perusahaan ingin memastikan pengalaman pengguna tetap optimal.

"Kami memang sedang melakukan eksperimen kecil untuk melihat bagaimana rekomendasi dapat membantu pengguna, tetapi ini bukan iklan dalam bentuk tradisional," kata pihak OpenAI dalam pernyataan resminya.

Meski begitu, sebagian pengguna merasa penjelasan tersebut masih kurang jelas dan meminta transparansi lebih jauh. Mereka meminta batasan tegas mengenai konten komersial agar ChatGPT tidak berubah menjadi mesin rekomendasi yang bias.

Sebagian analis teknologi menilai langkah ini sebagai upaya OpenAI memperluas model bisnis sambil mempertahankan akses gratis bagi jutaan pengguna. Mereka menyebutkan bahwa pendekatan ini mirip dengan strategi platform digital lain yang menggabungkan layanan gratis dan konten sponsor.

"Masuknya elemen komersial ke AI generatif hampir tidak bisa dihindari ketika skalanya tumbuh sebesar ini," ujar seorang analis industri teknologi.

Di sisi lain, ada pula pengguna yang menilai konten promosi bisa bermanfaat jika relevan dan tidak mengganggu. Mereka mencontohkan fitur rekomendasi di mesin pencari yang sudah lama menjadi standar bagi pengguna internet.

Mereka berharap OpenAI tetap memberikan opsi kepada pengguna untuk menonaktifkan konten semacam ini jika tidak diinginkan. Mereka juga menilai bahwa transparansi mengenai paid placement akan membuat pengalaman tetap fair.

Para pengamat menyebut bahwa langkah uji coba ini kemungkinan menjadi fondasi model monetisasi baru untuk ChatGPT. Mereka menilai bahwa OpenAI mungkin akan menawarkan mekanisme sponsor yang lebih terstruktur bagi perusahaan.

Meski demikian mereka juga menekankan pentingnya etika dan regulasi agar konten sponsor tidak memengaruhi kualitas jawaban. Mereka memperingatkan bahwa bias komersial dalam AI generatif bisa menjadi persoalan besar jika tidak dikontrol.

Hingga kini OpenAI belum memberikan konfirmasi detail mengenai durasi uji coba atau apakah fitur ini akan diperluas. Namun mereka berjanji akan mengumpulkan masukan sebanyak mungkin sebelum mengambil keputusan final.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.